Kategori: Artikel
Diterbitkan pada 15 December 2013 Klik: 8017
Print

          Setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan rumah tangga, ternyata terkadang sebagian pasutri belum meraih kebahagiaan yang diharapkan. Dan tidak jarang juga setelah bertahun-tahun menjalani bahtera rumah tangga akhirnya berakhir dengan pecah dan tenggelamnya bahtera tersebut…

Apa yang hendak tertorehkan pada tulisan berikut ini hanyalah sebagian usaha yang mungkin bisa dilakukan untuk memperindah kehidupan rumah tangga…, agar rumah terasa seperti surga dunia…bukan sebaliknya menjadi neraka dunia…


Diantara kiat-kiat yang mungkin untuk dilakukan dan direnungkan adalah :

Baca selengkapnya: Jurus-Jurus Melanggengkan Keharmonisan Pasutri
 
Kategori: Aqidah
Diterbitkan pada 14 February 2014 Klik: 4689
Print

BAHASAN KEEMPAT

JAWABAN DALIL-DALIL TERPENTING MEREKA

Dalil Pertama

Firman Alloh Ta’ala :

{وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ} [المائدة: 44]

Artinya : Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir ( QS. Al Maidah : 44 )

Jika dikatakan : pemerintah yang memberlakukan selain yang Alloh turunkan adalah kafir dengan nash ayat ini .

Jawab : kufur dalam ayat ini adalah kufur ashghar bukan akbar , buktinya adalah tiga hal berikut :

1.       Ijma ahli sunnah bahwa ayat ini bukan dimaknai sesuai dhahirnya , telah lalu ( di halaman 24 ).

2.       Tafsir ibnu Abbas radhiyallohu anhuma, telah lalu ( halaman 42 ).

3.       Tafsir sebagian tabiien[1] ( = murid-murid ibnu Abbas radhiyallohu anhu wa rahimahum ), dan telah lalu ( halaman 41 ) , dan tidak diketahui adanya yang menyelisihi mereka di zaman itu.

Baca selengkapnya: Berhukum dengan Selain yang Alloh Turunkan bag. 4 : JAWABAN DALIL-DALIL TERPENTING MEREKA
 
Kategori: Aqidah
Diterbitkan pada 03 February 2014 Klik: 2987
Print

BAHASAN KETIGA

FASAL PENYEMPURNA

Delapan fasal



Fasal pertama : Ringkasan pembahasan masalah berhukum dengan selain yang Alloh turunkan

·         Bahwa pemerintah yang menerapkan selain apa yang Alloh turunkan tidak kafir dengan kufur akbar kecuali jika menegaskan dengan lisan tentang istihlal , atau juhuud atau takdzieb, atau tafdhiel, atau menyamakan atau menisbatkan apa yang dibuat kepada agama Alloh ( tabdiel ), atau membuat hukum selain yang Alloh turunkan dan meyakini bahwa dirinya berhak untuk itu atau menetapkan hukum selain yang Alloh turunkan dengan meyakini bahwa ia berhak membuat aturan bersama Alloh, dan ini tidak ada ikhtilaf padanya .

·         Bahwa apa yang selain itu adalah kufur ashghar ( = tidak keluar dari agama = termasuk dosa besar ).

·         Bahwa yang berpendapat dengan selain ini maka tidak akan dapat mendatangkan dalil yang jelas lagi shahih.

Baca selengkapnya: Berhukum dengan Selain yang Alloh Turunkan bag. 3 : FASAL PENYEMPURNA
 
Kategori: Aqidah
Diterbitkan pada 23 January 2014 Klik: 5516
Print

BAHASAN KEDUA

RINCIAN MASALAH BERHUKUM DENGAN SELAIN YANG ALLOH TURUNKAN


Ada sembilan ( 9 ) keadaan ; enam ( 6 ) di antaranya adalah kufur akbar tanpa ikhtilaf, dan selebihnya ada tiga ( 3 ) yang diperselisihkan oleh sebagian mutaakhirin, dan yang benar bahwa ia termasuk kufur ashghor.

Keadaan Pertama : Istihlal ( menghalalkan )

Bentuknya : memutuskan dengan selain yang Alloh turunkan dengan meyakini bahwa berhukum dengan selain yang Alloh turunkan adalah perkara yang boleh dan tidak diharamkan .

Hukumnya : para ulama sepakat bahwa ini adalah kufur akbar .

Dalilnya : ada dua ;

Pertama : kesepakatan Ahlus Sunnah atas kekafiran seorang yang menghalalkan sesuatu dari perkara haram. Berkata Ibnu Taimiyyah rahimahulloh : “  siapa saja yang melakukan keharaman dengan meyakini kehalalannya maka dia kafir dengan kesepakatan ( ulama ) . ( Sharim Maslul 3/ 971 )

Baca selengkapnya: Berhukum dengan Selain yang Alloh Turunkan bag. 2 : RINCIAN MASALAH BERHUKUM DENGAN SELAIN YANG...
 
Kategori: Aqidah
Diterbitkan pada 17 January 2014 Klik: 6012
Print

Diskusi  Konstruksi Teori Ilmiah

Bandar bin Nayif Al Mihyany Al Utaiby

Cetakan Kedua


Penterjemah : Ustadz Abdul Hakim Lc


Pengantar Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Hasan bin Abdurrahman Al Syaikh (pada cetakan kedua)
(Anggota Komite Fatwa Dan Lajnah Daimah dan Kibar Ulama)

Bismillahirrahmanirrahiem

Segala puji bagi Alloh, Rabb semesta alam, shalawat dan salam semoga tercurah atas Nabi kita Muhammad dan keluarga serta seluruh shahabatnya. Amma ba’du, Saya telah membaca satu bagian dari kitab yang disusun Syaikh Bandar bin Nayif Al Utaiby yang berjudul : ( Munaqosyah Ta’shiliyyah ilmiyyah Li mas’alah Al hukmi bi ghoiri ma anzalalloh ) , dan beliau telah menulis dengan baik dan memberi faidah, serta menjelaskan sikap Ahli Sunnah Wal Jamaah terhadap pihak yang memutuskan dengan selain yang Alloh turunkan ( hukum islam – pent ), dengan didukung sejumlah dalil syar’iy dari Kitab dan Sunnah, dan ucapan serta fatwa para imam yang muktabar dari ulama umat ini. Maka saya memohon kepada Alloh Yang Maha Tinggi lagi Maha Kuasa agar melimpahkan pahala kepada penulis dengan sebaik-baik balasan dan menjadikan beliau serta kitab ini bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan, semoga shalawat dan salam tercurah atas Nabi kita Muhammad dan keluarga serta seluruh shahabat.

Baca selengkapnya: Berhukum dengan Selain yang Alloh Turunkan bag. 1
 

Page 1 of 111

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>