Wejangan

AKU HAMBA YANG BERLUMURAN DOSA

Wednesday, 01 February 2012 18:23 administrator
Print PDF
Bookmark and Share

AKU HAMBA YANG BERLUMURAN DOSA

Untaian syair : Jamaluddin Yahyaa bin Yuusuf Ash-Shorshori Al-Hambali rahimahullah

Syair ini telah dinukil oleh Ibnu Muflih Al-Maqdisi Al-Hanbali rahimahullah (wafat tahun 763 H) di penghujung kitabnya yang sangat masyhuur Al-Aadaab As-Syar'iyah 3/562-563.

أَنَا الْعَبْدُ الَّذِي كَسَبَ الذُّنُوبَا ***** وَصَدَّتْهُ الْأَمَانِي أَنْ يَتُوبَا


Aku adalah hamba yang telah bergelimang dosa

Angan-angan telah menghalanginya untuk bertaubat

 

Rintihan Sholat Malam

Monday, 16 January 2012 17:04 administrator
Print PDF
Bookmark and Share

Seakan-akan sholat malam berkata :
"Akankah masa keemasanku akan berakhir….?
Ramadan lalu betapa banyak orang berbondong-bondong mengejarku….betapa bahagianya diriku saat itu…, akan tetapi…
Baru seminggu Ramadhan berlalu maka berbondong-bondong pula orang-orang meninggalkan aku…mereka melupakan aku…bahkan mereka pura-pura tidak mengenalku.
Lebih menyedihkan lagi…banyak diantara mereka yang di malam idhul fitri langsung mengusirku…, satu rakaatpun tidak mereka kerjakan !!!
Apakah aku hanya dihargai dan dicari-cari tatkala di bulan Ramadhan?? Lantas di sebelas bulan yang lain aku dicampakkan oleh mereka??
Bukankah Imam mereka Imam Ahmad pernah ditanya tentang seseorang yang sengaja meninggalkan sholat witir, maka beliau berkata :

هَذَا رَجُلٌ سُوْء يَتْرُكُ سُنَّةً سَنَّهَا النَّبِيُّ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - ، هَذَا سَاقِطُ الْعَدَالَةَ إِذَا تَرَكَ الْوِتْرَ مُتَعَمِّداً.

"Ini adalah seorang yang buruk, ia meninggalkan sunnah yang telah disunnahkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, orang ini telah jatuh 'adalahnya (terpercayanya) jika ia meninggalkan witir dengan sengaja" (Tobaqootul Hanaabilah 1/337)

 

Mereka Telah Lupa Dosa-Dosa Mereka….Akan Tetapi Allah Tidak Lupa !!!

Tuesday, 10 January 2012 20:24 administrator
Print PDF
Bookmark and Share

Allah berfirman

يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا أَحْصَاهُ اللَّهُ وَنَسُوهُ 

"Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu Allah mengabarkan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, Padahal mereka telah melupakannya" (QS Al-Mujaadalah : 6)

"Mereka telah melupakan dosa-dosa mereka karena meremehkan dosa-dosa tersebut tatkala mereka melakukannya. Mereka hanya mengingat dosa-dosa yang mereka anggap besar", akan tetapi "Allah mengumpulkan seluruh dosa-dosa mereka, tidak ada sedikit dosapun yang terluputkan…" (Al-Bahr Al-Madiid 7/511)

Sungguh…terlalu banyak dosa yang telah kita lakukan…akan tetapi terlalu banyak dosa yang telah kita lupakan. Kalau kita mencoba mengingat dosa-dosa yang pernah kita lakukan sejak kita balig (dewasa) maka kita akan kesulitan…bahkan kita tidak akan mampu membuka kembali file-file kesalahan dan dosa-dosa kita.

 

Suara Hati Ibnul Jauzi Kepada Buah Hatinya

Tuesday, 20 December 2011 03:09 administrator
Print PDF
Bookmark and Share

Suara Hati Ibnul Jauzi Kepada Buah Hatinya

(Risalah yang ditulis oleh Ibnul Jauzi rahimahullah untuk menasehati anaknya yang akhirnya durhaka)



Prolog:

Tidak ada yang mengingkari bahwa anak merupakan buah hati orang tua. Betapa kebahagiaan yang akan dirasakan oleh seorang ibu ataupun ayah tatkala memiliki seorang anak yang sholeh yang berbakti kepada mereka. Sebaliknya jika ternyata sang anak adalah anak yang durhaka maka sungguh penderitaan dan kepiluan yang dirasakan di hati orang tua.

 

Kebodohan Hakiki! Pelaku Maksiat Adalah Orang yang Bodoh di Sisi Allah…!!!

Thursday, 09 June 2011 06:34 administrator
Print PDF
Bookmark and Share

Pelaku maksiat adalah orang yang bodoh di sisi Allah…!!!

Meskipun…. Ia adalah seorang yang hafal Qur'aan..

Meskipun ia seorang berilmu agama…., bahkan…

Meskipun ia adalah seorang ustadz panutan masyarakat..!!!

Meskipun ia merasa dirinya pintar…!!!


Allah berfirman :

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ فَأُولَئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, Maka mereka Itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS An-Nisaa : 17)

 


Page 1 of 3

Langganan Artikel

Masukkan email anda kemudian klik Daftar maka setiap ada artikel baru akan diinformasikan ke email anda:

Delivered by FeedBurner

Statistik

Komentar Terbaru