Sebelum saya memaparkan celaan-celaan Habib Munzir ada baiknya kita kembali mengingat akan bahaya lisan…
Allah berfirman :
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Malaikat Pengawas yang selalu hadir. (QS : Qoof : 18)
يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (٢٤)
Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. (QS An-Nuur : 24)
وعن أبي موسى - رضي الله عنه - قال: قلت يا رسول الله أي الإسلام أفضل؟ قال: "من سَلِمَ المسلمون من لسانه ويده".
Dari Abu Muusa radhiallahu 'anhu berkata : "Aku berkata, Wahai Rasulullah, islam mana yang paling mulia?". Nabi berkata : "Yaitu orang yang kaum muslimin selamat dari (kejahatan) lisannya dan tangannya" (HR Al-Bukhari no 11 dan Muslim no 42)
عن أبي هريرة – رضي الله عنه – قال: سُئِل رسول الله – صلى الله عليه وسلم – عن أكثر ما يدخل الناس الجنة؟ قال: "تقوى الله، وحسن الخلق". وسئل عن أكثر ما يدخل الناس النار؟ قال: "الأجوفان: الفم، والفرج".
Dari Abu Hurairoh radhiallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang perkara yang paling banyak memasukan manusia ke dalam surga?. Rasulullah berkata, "Ketakwaan kepada Allah dan akhlak yang baik". Dan Rasulullah ditanya tentang perkara yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka?, maka beliau berkata, "Dua lubang, mulut dan kemaluan" (HR Ahmad no 9097, Ibnu Majah no 4246, Ibnu Hibbaan no 476 dengan sanad yang hasan)
Al-Imam An-Nawawi berkata :
وينبغي لمن أراد النطق بكلمة أو كلام، أن يتدبره في نفسه قبل نطقه، فإن ظهرت مصلحته تكلم، وإلا أمسك.
"Hendaknya orang yang ingin berucap dengan suatu kalimat atau perkataan agar merenungkannya dalam hatinya sebelum ia mengucapkannya. Jika nampak ada kemaslahatannya maka hendaknya ia berbicara, namun jika tidak maka hendaknya ia diam" (Al-Minhaaj Syarh Shahih Muslim 18/117)
Habib Munzir ditanya oleh pengagumnya :
"ustad-ustad kelompok sawah ( salafi wahabi ) - 2009/11/04 18:10 Assalamualaikum Wr Wb,
Habib munzir yang ku cintai, mohon penjelasan sbb :
Siapa sih ustad - ustad yang dijadikan rujukan oleh kelompok sawah (*yaitu singkatan dari salafy wahabi). Sekarang banyak buku yang diterjemahkan oleh kelompok salafi yang katanya banyak kandungannya yang selewengkan arti dan maksudnya. Bib mohon diijinkan saya menjadi murid dan mohon ujajah seluruh amalan, mohon admin dapat menyebutkan amalannya. Demikian terima kasih"
Habib Munzir menjawab :
"Saudaraku yg kumuliakan, banyak sekali, namun pimpinannya adalah Ibn Abdul wahab yg mereka jadikan Imam padahal tak sampai ke derajat Al Hafidh sekalipun apalagi Hujjatul Islam (Al Hafidh adalah yg telah hafal 100.000 hadits berikut sanad dan matannya, hujjatul islam adalah yg hafal lebih dari 300.000 hadits dg sanad dan hukum matannya).
yg masa kini diantaranya Ibn Baz, dan Abdurrahman assudaisiy, yg suaranya banyak di stel oleh masjid masjid ahlussunnah waljamaah, tanpa mereka tahu bahwa Abdurrahman assudeisiy itu wahabi yg telah mengarang suatu buku yg menjatuhkan hadits hadits shahih pada Shahih Bukhari.
banyak muslimin ahlussunnah waljamaah tidak tahu itu, dan menganggapnya suaranya bagus dan merdu, padahal Rasul saw sudah memperingatkan bahwa kelak akan muncul mereka yg membaca alqur;an dg baik namun hanya sampai tenggorokan saja, (hatinya tidak tersentuh kemuliaan dan kesucian Alqur;an) mereka semakin jauh dari agama islam seperti cepatnya menjauhnya anak panah dari busurnya, mereka sibuk memerangi orang islam dan membiarkan penyembah berhala (mereka membuat jutaan buku untuk memerangi akidah orang islam, dan tidak membuat itu untuk membenahi para agama lain), jika aku menemui mereka akan kuperangi mereka (Shahih Bukhari)
semoga Allah swt memberikan mereka hidayah, kita terus memerangi mereka, bukan dg senjata tentunya, karena mereka adalah saudara muslimin kita namun salah arah karena kedangkalannya dalam syariah, kita berusaha membenahinya semampunya.
(Lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=24504#24504)
Kesimpulan-kesimpulan yang diutarakan oleh Habib Munzir dan beserta sanggahannya:
Kesimpulan Pertama : Syeikh As Sudais telah mengarang suatu buku yang menjatuhkan hadits-hadits shahih pada shahih Bukhari
Habib Munzir berkata : Abdurrahman assudeisiy itu wahabi yg telah mengarang suatu buku yg menjatuhkan hadits hadits shahih pada Shahih Bukhari.
SANGGAHAN
Dalam Islam, yang menuduh harus mendatangkan bukti. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
الْبَيِّنَةُ عَلَى الْمُدَّعِي
"Yang menuduh wajib mendatangkan bukti" (HR At-Thirimidzi no 1341)
Semoga Habib bisa mendatangkan buktinya…
Kesimpulan Kedua : Habib Munzir menerapkan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang khawarij kepada Syaikh Abdurrahman As-Sudais. Habib Munzir berkata: banyak muslimin ahlussunnah waljamaah tidak tahu itu, dan menganggapnya suaranya bagus dan merdu, padahal Rasul saw sudah memperingatkan bahwa kelak akan muncul mereka yg membaca alqur;an dg baik namun hanya sampai tenggorokan saja, (hatinya tidak tersentuh kemuliaan dan kesucian Alqur;an) mereka semakin jauh dari agama islam seperti cepatnya menjauhnya anak panah dari busurnya.
SANGGAHAN
Hadits yang disebutkan oleh Habib ini adalah tentang khawarij berdasarkan kesepakatan para ulama.
- Imam Al-Bukhari membawakan hadits ini (no 6930 dan 6931) dalam باب قتل الخوارج والملحدين بعد إقامة الحجة عليهم (Bab tentang membunuh khawarij dan kaum ilhaad/kafir setelah ditegakkannya hujjah kepada mereka)
- Imam Muslim membawakan hadits ini (no 1063) dalam sebuah bab (yang dibuat oleh Imam An-Nawawi) : باب ذكر الخوارج وصفاتهم (Bab penyebutan tentang khawarij dan sifat-sifat mereka)
- Imam Abu Dawud membawakan hadits ini (no 4767) dalam bab : باب فِى قِتَالِ الْخَوَارِجِ (Bab tentang memerangi kaum khawarij)
- Imam At-Thirimidzi membawakan hadits ini (no 2188) dalam bab : باب في صفة المارقة (Bab tentang sifat kaum Maariqoh/khowarij)
- Imam Ibnu Maajah membawakan hadits ini (no ) dalam bab : باب في ذكر الخوارج (Bab penyebutan tentang khawarij)
Apakah hadits tentang khawarij ini pantas untuk ditujukan kepada As-Syaikh Abdurrahman As-Sudais Imam Al-Masjid Al-Haroom??,
Apakah As-Syaikh As-Sudais memiliki aqidah Khawarij??
Apakah beliau memberontak kepada pemerintah??
Apakah beliau mengkafirkan orang yang melakukan dosa besar?, apakah beliau mengkafirkan pelaku zina, pemakan riba, dan pendusta??!!
Jika menurut Habib beliau adalah khawarij maka sekali lagi tolong datangkan bukti !!!
Kesimpulan Ketiga : Berdasarkan hadits tentang khawarij yang diterapkan Habib Munzir kepada As-Syaikh Abdurrahman As-Sudais berarti ;
- As-Syaikh As-Sudais kalau baca al-qur'an tidak baik, sehingga hanya sampai di tenggorokan saja, hatinya tidak tersentuh dengan kemuliaan dan kesucian Al-Qur'an
- As-Syaikh As-Sudais semakin jauh dari agama Islam seperti cepatnya menjauhnya anak panah dari busurnya
SANGGAHAN
Wahai Habib Munzir… anda mengatakan bahwa As-Syaikh As-Sudais tidak baik baca qur'annya sehingga hanya sampai di tenggorokan dan hatinya tidak tersentuh dengan kemuliaan dan kesucian Al-Qur'aan??? Apakah anda tahu isi hati As-Syaikh As-Sudais…??, apakah anda tidak pernah mendengar tangisan beliau tatkala membaca al-Qur'aan??? Apakah anda tidak tahu bagaimana lantunan bacaan beliau tatkala di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan menggetarkan hati-hati para makmum dan menjadikan mereka menangis berdoa kepada Allah??!!
As-Syaikh As-Sudais bukanlah termasuk khawarij akan tetapi semoga Syeikh As Sudais termasuk dalam hadits ini:
إِنَّ أَحْسَنَ النَّاسِ قِرَاءَةً : الَّذِي إِذَا قَرَأَ رَأَيْتَ أَنَّهُ يَخْشَى اللهَ
"Sesungguhnya orang yang paling baik qiroah qur'annya adalah orang yang jika membaca al-qur'an engkau melihatnya takut kepada Allah" (As-Shahihah no 1583)
Wahai Habib Munzir…anda mengatakan "banyak muslimin Ahlus Sunnah yang menganggap suara beliau bagus dan merdu…!!!", lantas kenapa Habib Munzir??? Kenapa anda mesti sewot kalau banyak kaum muslimin yang senang mendengarkan suara beliau yang menggugah hati-hati kaum muslimin??!!, kenapa mesti sewot !!!
Wahai Habib Munzir…anda mengatakan bahwa As-Syaikh As-Sudais semakin jauh dari agama Islam seperti cepatnya menjauhnya anak panah dari busurnya ?? hendaknya anda bertakwa kepada Allah, dan jagalah lisan anda…apa yang menyebabkan anda begitu membenci syaikh As-Sudais…sampai-sampai mengatakan demikian??? Dosa apakah yang dilakukan oleh As-Syaikh As-Sudais hingga anda mengatakan bahwa beliau semakin jauh dari agama Islam…, bahkan semakin jauh dengan begitu cepat seperti cepatnya menjauhnya anak panah dari busurnya??!!
Kesimpulan Keempat : Habib Munzir menyatakan siap terus untuk memerangi orang-orang semacam Syaikh As-Sudais, bukan dengan mengangkat senjata, akan tetapi dengan menjelaskan kebatilan-kebatilan orang-orang semisal As-Syaikh As-Sudais.
SANGGAHAN
Wahai Habib Munzir…anda menyatakan "kita terus memerangi mereka", anda ingin terus memerangi As-Syaikh As-Sudais dan ulama-ulama Arab Saudi….silahkan anda memerangi mereka dengan hujjah dan bayaan, bukan dengan tuduhan dan kepalsuan serta salah menukil perkataan ulama, apalagi memanipulasi perkataan ulama !!! silahkan…wahai Habib Munzir Al-Musaawaa…!!! Semoga Allah memberi petunjuk kepada Anda.
Wahai Habib Munzir…kaum muslim sudah terlalu paham siapakah sebenarnya yang harus diperangi; apakah seorang yang menegakkan tauhid, mengajak umat hanya beribadah kepada Allah, mengajak umat meninggalkan kesyirikan ataukah seorang yang sukanya menyeru umat untuk berdoa kepada selain Allah, berdoa kepada orang yang sudah mati, mengajari umat mencela ulama dan orang-orang shalih!!!
Kesimpulan Kelima : Habib Munzir memandang As-Syaikh As-Sudais dan yang semisalnya dangkal ilmunya dalam syari'ah.
Habib Munzir berkata : "kita terus memerangi mereka, bukan dg senjata tentunya, karena mereka adalah saudara muslimin kita namun salah arah karena kedangkalannya dalam syariah, kita berusaha membenahinya semampunya"
SANGGAHAN
Wahai Habib Munzir…. anda menuduh As-Syaikh As-Sudais dangkal ilmu agamanya…!!! Tidakkah anda tahu bahwa beliau adalah seorang yang menghafal Qur'an sejak kecil….telah meraih gelar doktor…!!!, beliau telah diberi kesempatan oleh Allah untuk menjadi imam di masjidil haram sekian lamanya…!!!??
Apakah anda tidak pernah mendengar khutbah-khutbah beliau yang menunjukan kefasihan beliau yang sangat luar biasa dalam bahasa Arab???. Apakah bahasa Arab anda lebih fasih dari beliau?? Ataukah…???!!!
Apakah anda hafal qur'an sebagaimana beliau…??? Ataukah hanya menghafal shalawatan-shalawatan???, ataukah benar sebagaimana dikatakan oleh sebagian pengikut anda bahwasanya anda menghapal 10 ribu hadits beserta sanad dan matannya???!!!! Sungguh saya ingin sekali mengetes dan mencoba ilmu dan hapalan anda…. Kalau memang benar anda hapal qur'annya melebihi hafalan As-Syaikh As-Sudais maka apakah lantas pantas bagi anda mengatakan As-Syaikh As-Sudais dangkal ilmunya??!! Bukankah ini adalah kesombongan semata???
Apalagi jika ternyata anda tidak hafal qur'an…??? Maka apakah anda tidak malu??!!!
Allah berfirman
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلا تَنَابَزُوا بِالألْقَابِ بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan Barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim. (QS Al-Hujuroot : 11)
HABIB MUNZIR JUGA MENCELA ULAMA-ULAMA YANG LAINNYA
Bukan hanya As-Syaikh Abdurrahman As-Sudais yang tidak selamat dari celaan Habib Munzir, bahkan ulama-ulama yang lain juga tidak selamat dari celaan dan cercaan Habib Munzir. Yang ini semua menunjukkan "kepribadian dan budi pekerti luhur dan kelembutan Habib Munzir".
Diantara para ulama yang dicela Habib Munzir adalah :
PERTAMA : Mencela As-Syaikh Bin Baaz rahimahullah.
Habib Munzir berkata :
"Beliau itu mufti arab saudi, saya tidak tahu apakah kini masih hidup atau telah wafat, ia bukan pakar hadits yg mencapai derajat Al Hafidh, atau Muhaddits, apalagi Hujjatul Islam, namun konon memang banyak hafal hadits dan ilmu sanad, namun saya telah menjawab banyak fatwanya sebagaimana buku saya yg bisa anda download di kiri web ini : Jawaban atas pertanyaan akidah.
semua adalah fatwa beliau, dan dari fatwa fatwa itu saya mengetahui bahwa ia dangkal dalam ilmu hadits.
(lihat: http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=24085#24085)
Habib Munzir juga berkata tatkala ditanya tentang kitab "Benteng tauhid" yang merupakan terjemahan dari kitab "Hishnut Tauhiid" karya As-Syaikh Bin Baaz rahimahullah, maka Habib Munzir berkata:
"Mengenai buku tsb sudah saya baca sekilas, masya Allah, saya tidak menyangka nama nama yg dianggap ulama dan selama ini kita dengar sebagai ahli hadits itu, betapa bobrok dan lemahnya hujjah hujjah mereka,
saya tak percaya buku itu tulisan syeikh Al Utsaimin, Bin Bazz dll, karena terlihat jelas kedangkalan mereka dalam ilmu hadits.
Ada dua kemungkinan, orang saudi mengada ada dan mencantumkan nama ulama mereka sebagai penulisnya, atau..., apakah benar mereka yg menulisnya?, hanya sebatas itukah pemahaman mereka dalam hadits? Saya bisa menjawab semua yg dalam buku itu dalam beberapa jam saja, namun saya saat ini sibuk sekali. (lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=20616#20616)
Habib Munzir ditanya :
"Saya ada kitab Fathul Baari syarah oleh Syeikh Abdullah b Baz dan kitab ' Solat seperti Nabi' karangan Syeikh Albani. Saya baru tahu yg isinya ada unsur unsur Wahabi. Jadi sebaiknya apakah saran Habib untuk saya lakukan terhadap kitab itu. Buang saja atau dibakar atau ditanam supaya orang lain tak dapat baca?"
Habib Munzir Menjawab :
"Saran saya buku itu boleh dibakar, tapi baiknya disimpan saja untuk perbandingan masalah hingga kita tahu banyaknya kesalahan faham wahabi dalam menafsirkan hadits
(lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=22830#22830 )
Habib Munzir juga berkata :
"Saudaraku yg kumuliakan, buku buku yg sudah melewati pengeditan/syarah dari Ibn Baz, sudah dirasuki hal hal yg menyimpang dari aswaja, baiknya dihindari."
(lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=22352#22352)
Habib Munzir juga berkata :
"Anda tahu imam mereka kini?, Mufti Saudi Arabia yg buta bernama Syeikh Ibn Bazz (membicarakan aib orang lain haram hukumnya, namun mengabarkan nama orang yg menyeru pd kesesatan ummat wajib hukumnya agar ummat tak terjebak), ia tak mengakui bahwa bumi ini bulat, ia berkata bahwa bumi ini datar seperti piring, ia tak percaya semua bukti otentik secara ilmiah, ia tetap berkeras bahwa bumi ini datar seperti piring.., yaitu bila kelewatan maka akan jatuh entah kemana, inilah akidah jumud abad ke 20"
(lihat http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=3713#3713)
Kesimpulan :
Pertama : Menurut Habib Munzir Syaikh Bin Baaz dangkal dalam ilmu hadits
Kedua : Menurut Habib Munzir tentang buku "Benteng Tauhid" :
- menunjukan betapa bobrok dan lemahnya hujjah hujjah mereka (*yaitu Syaikh Bin Baaz, Syaikh Utsaimin dll),
- saya tak percaya buku itu tulisan syeikh Al Utsaimin, Bin Bazz dll, karena terlihat jelas kedangkalan mereka dalam ilmu hadits
- Habib Munzir mampu membantah buku "Benteng Tauhid" hanya dalam beberapa jam saja, hanya saja beliau sibuk. Habib Munzir berkata : Saya bisa menjawab semua yg dalam buku itu dalam beberapa jam saja, namun saya saat ini sibuk sekali
Ketiga : Menurut Habib Munzir buku sifat sholat Nabi dan buku Fathul baari syarah Syaikh Bin Baaz disarankan untuk boleh dibakar. Alasan Habib Munzir karena banyaknya kesalahan faham wahabi dalam menafsirkan hadits
Keempat : Habib Munzir berkata : buku buku yg sudah melewati pengeditan/syarah dari Ibn Baz, sudah dirasuki hal hal yg menyimpang
Kelima : Menurut Habib Munzir boleh menceritakan aib Syaikh Bin Baaz karena syaikh Bin Baaz menyeru pada kesesatan. Habib Munzir berkata : "Mufti Saudi Arabia yg buta bernama Syeikh Ibn Bazz (membicarakan aib orang lain haram hukumnya, namun mengabarkan nama orang yg menyeru pd kesesatan ummat wajib hukumnya agar ummat tak terjebak)"
Keenam : Habib Munzir menyatakan akidah Syaikh Bin Baaz jumuud karena Syaikh Bin Baaz menyatakan bahwa bumi tidak bulat. Habib Munzir berkata : "Ia tak mengakui bahwa bumi ini bulat, ia berkata bahwa bumi ini datar seperti piring, ia tak percaya semua bukti otentik secara ilmiah, ia tetap berkeras bahwa bumi ini datar seperti piring.., yaitu bila kelewatan maka akan jatuh entah kemana, inilah akidah jumud abad ke 20"
SANGGAHAN
Sungguh keji perkataan Habib Munzir sang ahli hadits…sampai-sampai mengatakan bahwa Syaikh Bin Baaz dangkal ilmu haditsnya.
Wahai Habib Munzir…tatkala anda mengatakan demikian apakah anda sudah mengukur keilmuan ilmu hadits Syaikh Bin Baaz?? Lalu anda membandingkannya dengan ilmu hadits anda yang hebat??!!
Wahai Habib Munzir…bagaimana anda mengetahui kerendahan ilmu hadits Syaikh Bin Baaz hanya dengan membaca kitab "Benteng Tauhid"?, apakah kitab tersebut sedang membicarakan ilmu hadits??!!. Bahkan anda menyatakan bahwa hujjah Syaikh Bin Baaz dalam kitab tersebut "Bobrok" dan "Lemah". Maka pantas saja jika kemudian anda menganjurkan untuk membakar kitab-kitab syaikh Bin Baaz??!!
Bahkan anda menyatakan mampu untuk membantah kitab "Benteng Tauhid" tersebut hanya dalam waktu beberapa jam?!!!
Wahai Habib …kalau ada kesalahan dalam kitab “Benteng tauhid”, coba tunjukkan…
Wah.. anda benar-benar orang alim dan pakar hadits.
Kalau Syaikh Bin Baaz bisa anda bantah dalam beberapa jam…jangan-jangan bantahan-bantahan dalam artikel-artikel saya mungkin hanya dalam beberapa menit bisa anda bantah. Maka saya sangat berharap anda membantah artikel-artikel saya…
Wahai Habib Munzir…anda menghalalkan untuk mencela Syaikh Bin Baaz dengan menunjukkan cacat belia (yaitu butanya beliau) dengan alasan bahwa Syaikh Bin Baaz menyeru pada kesesatan…!!!, bahkan anda meyakini wajib bagi anda untuk mencela kebutaan Syaikh Bin Baaz…, maka;
- Apakah demikian bantahan yang ilmiyah..!!!.
- Apakah demikian akhlaknya seorang yang menyebut dirinya sebagai keturunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
- Apakah demikian Habib berbicara kepada seorang muslim paling tidak, kalau Anda tidak menganggap beliau (syeikh Ibnu Baz rahimahullah) seorang alim.
Wahai Habib…betapa banyak orang yang buta mata akan tetapi Allah memberi sinar dan cahaya kebenaran dalam hatinya. Betapa banyak orang yang buta akan tetapi lebih alim dan lebih bertakwa daripada orang yang bisa melihat. Kalau anda ingin mengkritik saya rasa tidak perlu mencela kebutaan Syaikh Bin Baaz.
Wahai Habib Munzir, anda telah mencerca Syaikh Bin Baaz dengan menyatakan bahwa akidah beliau jumud !!!, dan anda menuduh bahwasanya Syaikh Bin Baaz menyatakan bahwa bumi itu seperti piring dan tidak bulat??
Bisakah anda menyebutkan sumber perkataan Syaikh Bin Baaz tersebut??!!
Jika anda tidak mampu menyebutkannya berarti anda telah berdusta !!!!
Justru Syaikh Bin Baaz –yang saya dapati- dalam buku-buku beliau menyatakan bahwa bumi itu bulat. Silahkan anda membaca buku beliau Majmuu' Fataawaa Syaikh Bin Baaz 3/156-159 dan juga 9/228.
Wahai Habib Munzir…jika anda tidak bisa menyebutkan sumber perkataan Syaikh Bin Baaz maka ketahuilah bahwa dusta itu akhlak yang sangat buruk…apalagi dusta atas nama ulama ??!!!
KEDUA : Habib Munzir menudah para ulama sering menggunting perkataan para ulama aswaja
Habib Munzir berkata :
"Saudaraku yg kumuliakan, diantaranya tentunya Ibn Abdul Wahhab, Ibn Taimiyah, Al Baniy, Abdullah bin Bazz, Muhammad qutub, Utsaimin, Mufti Perlis Malaysia, dan banyak lagi.
namun hati hati lho saudaraku, karena mereka juga sering : Gunting Tambal ucapan para ulama aswaja, mereka gunting ucapan Imam Nawawi, Imam Ibn Hajar, Imam Ibn Rajab, dan banyak lagi.
jika kita lihat sekilas tentunya bertentangan dg aswaja dan sefaham dg mereka, namun jika kita lihat pada tulisan aslinya, ternyata keterangannya jelas membantah ucapan itu, namun karena digunting, maka maknanya menjadi berubah bahkan sebaliknya". (lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=19677#19677)
Wahai Habib Munzir…anda mengatakan para ulama di atas (Ibnu Taimiyyah, Muhammad bin Abdil Wahhab, Bin Baaz, Utsaimin, Al-Albani) SERING menggunting dan menambal perkataan para ulama aswaja???!!
Saya sangat berharap anda mendatangkan bukti-buktinya…!!!. Sungguh ini merupakan tuduhan yang sangat keji…yang arti dari tuduhan anda ini bahwasanya para ulama tersebut adalah para pendusta karena SERING menggunting dan menambal !!!!, bahkan berdusta kepada umat !!!
Wahai Habib Munzir bertakwalah kepada Allah…datangkanlah bukti anda…saya menunggu dengan sabar…bukankah anda mampu membantah syaikh Bin Baaz hanya dalam beberapa jam??, tentunya hanya butuh beberapa menit saja untuk mendatangkan bukti bahwa para ulama tersebut SERING berdusta kepada umat !!!
Para pembaca yang budiman, masih banyak cercaan Habib Munzir kepada para ulama seperti Al-Albani, Al-Utsaimin, dll, hanya saja saya rasa apa yang kami paparkan di atas sudah cukup untuk menggabarkan betapa alimnya dan tingginya ilmu hadits Habib Munzir dan betapa indahnya "budi pekerti dan tutur kata serta kelembutan hati beliau". Saya sangat berharap permintaan-permintaan saya kepada Habib Munzir untuk segera mendatangkan bukti atas tuduhan-tuduhannya kepada para ulama tersebut…dan saya sangat menanti komentar dan koreksian Habib Munzir atas artikel-artikel yang saya tulis…. .
Selama ini saya belajar kepada guru-guru saya di masjid Nabawi seperti Ahli Hadits Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad yang mengajar di masjid Nabawi, demikian juga saya belajar di guru-guru saya di kuliyah hadits di Universitas Islam Madinah yang rata-rata mereka memiliki sanad dan pakar hadits…ternyata…saya tidak tahu kalau di tanah air tercinta ada seorang ahli dan pakar hadits seperti Habib Munzir. Siapakah diantara kita yang tidak ingin menimba ilmu dari orang yang seperti Habib Munzir yang merendahkan ilmu haditsnya Syaikh Bin Baaz, Syaikh Utsaimin, dan Syaikh Albani ???!!!
Renungan :
Ibnu 'Asaakir rahimahullah berkata :
واعلم يا أخي وفقنا الله وإياك لمرضاته وجعلنا ممن يخشاه ويتقيه حق تقاته أن لحوم العلماء رحمة الله عليهم مسمومة وعادة الله في هتك أستار منتقصيهم معلومة لأن الوقيعة فيهم بما هم منه براء أمره عظيم والتناول لأعراضهم بالزور والإفتراء مرتع وخيم والاختلاق على من اختاره الله منهم لنعش العلم خلق ذميم
"Ketahuilah wahai saudaraku –semoga Allah memberikan taufiqNya kepada kami dan juga kepada engkau menuju keridhoanNya serta mmenjadikan kita termasuk dari kalangan orang-orang yang takut dan bertakwa kepadaNya dengan ketakwaan yang sesungguhnya- bahwasanya daging para ulama –semoga Allah merahmati mereka- adalah beracun, dan kebiasaan Allah untuk merobek tirai para pencela mereka telah diketahui, karena mencela para ulama dengan perkara-perkara yang mereka sendiri berlepas diri merupakan perkara yang besar, dan mencela kehormatan mereka dengan kebohongan dan penipuan adalah lahan yang buruk, serta berdusta atas para ulama yang telah dipilih oleh Allah untuk menegakkan ilmu merupakan akhlak yang tercela" (Tabyiin Kadzib Al-Muftari hal 29)
Sungguh indah perkataan seorang penyair :
يَا نَاطِحَ الْجَبَلِ الْعَالِي لِيُكْلِمَهُ ******** أَشْفِقْ عَلَى الرَّأْسِ لاَ تُشْفِقْ عَلَى الْجَبَلِ
Wahai orang yang menanduk gunung yang tinggi untuk meruntuhkannya….kasihanilah kepalamu dan janganlah mengasihani gunung tersebut
Kota suci Mekah , 2 Dzulhijjah 1432 H bertepatan dengan 29 Oktober 2011, diedit kembali di Kota Nabi tanggal 17 Dzulhijjah 1432 H bertepatan dengan 14 November 2011
Abu Abdilmuhsin Firanda Andirja
www.firanda.com
Comments
Semoga antum diberi kemudahan dlm berdakwah.
sesunggunya perkataan mu tidak layak, sebab mengadu domba, bercermin lah sudah sesuai islam tidak sifat mu itu.
tobat bermohon ampun semoga Allah menyatukan islam diatas Al Quq'an dan Sunnah.
Muhammad Bin Bundar As-Sabbak Al-Jurjani berkata kepada Imam Ahmad bin Hambal, “Berat bagiku untuk mengatakan si fulan lemah, si fulan pendusta. ” Maka berkata Al-Imam, “Jika kamu diam dan saya pun diam, bagaimana si jahil mengetahui yang benar dari yang salah. ”
Abdullah bin Ahmad bin Hanbal berkata bahwa suatu hari datanglah Abu Turab An-Nakshsyabi menemui bapaknya ketika ia sedang mengatakan “si fulan lemah dan si fulan dipercaya” kemudian berkatalah Abu Turab, “Ya Syaikh, engkau mencela ulama, “maka bapaknya melihat kepada Abu Turab seraya berkata, “Celaka kamu, ini nasihat, bukan ghibah!”
Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali berkata, “Sebagian orang yang tidak memiliki ilmu menyangka bahwa perbuatan itu adalah ghibah. Padahal tidaklah demikian, karena menyebutkan aib seseorang jika ada maslahatnya, walaupun sifatnya khusus, seperti tak ada perselisihan tentang bolehnya menolak persaksian seorang yang berdusta. Maka dalam hal ini kemaslahatan bagi kaum muslimin lebih diutamakan. ”
semoga antum dapat mengerti dan memahami
lagian dia masih muda jadi ilmunya masih cetek
Kalo ente mangatakan Ust. Firanda adalah ahlu hawa karena menikah di usia 22 tahun.
Maka dengan sangat jelas ente itu membenci sunnah Rasulullah shalallahu 'alayhi wasallam tentang menyegerakan menikah saat sudah mampu...
Artinya apaan sich mas : Saya bahkan menikah pada Usia 20 Tahun, justru karena saya takut sekali tergelincir dalam perbuatan Zina. dan alhamdulillah, itu juga tidak menjadikan halangan dalam karir saya, justru saya merasa mendapat nikmat yang luar biasa dari Allah SWT dengan ketakutan akan zina dan menyegerakan menikah. Apakah saya ahlul zina mas....????
Sekedar info mengenai tuduhan beliau kepada Syaikh Al-Sudais, sepertinya Al-Habib/si penulis kurang memiliki informasi yang cukup sehingga pena nya sudah mendahului amalnya (KEBABLASAN) mudah-mudahan tidak disengaja niat memfitnah (kan gak ada Sunnah dari Habib Besar Muhammad Bin Abdullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam dalam memfitnah).
Ada 2 nama Al-Sudais:
1. 'Abdulrahman 'Abdul Aziz al-Sudais (lahir tahun 1962) = Imam Masjidil Haram
2. 'Abdulrahman Soleh al-Sudais (lahir thn 1972) = Seorang pentahqiq Kitab Hadits dan 'Alim dalam Ilmu Hadits
Nah, bicara mengenai pendha'ifan Shahih Bukhari maka Al-Sudais kedualah yang "MELAKUKANNYA".
Tapi perlu diketahui, beliau tidak menilai Shahih Bukhari dan mendha'if kannya melainkan beliau MENGUMPULKAN Hadits-Hadits Dha'if yang memang di DHA'IFKAN oleh Imam Bukhari sendiri dalam Kitab Shahihnya.
تعليلات وأحكام للبخاري في الجامع الصحيح
http://saaid.net/book/open.php?cat=91&book=2189
Mudah-mudahan, saudara-saudara saya yang aktif mengaji pada Habib Munzir MAKIN BERSEMANGAT dalam mencari kebenaran...
Pesan saya, coba tanyakan pada Habib/Asistenny a atau siapalah yang bertanggung jawab dalam menjawab pertanyaan dalam link tersebut...Siap akah Al-Sudais yang dimaksud dan dimana Pendha'ifan tersebut terjadi (maksudnya Kitab atau ceramah atau apa) untuk bisa dijadikan bukti.
Tetapi kalau saudara-saudara ku yang aktif di MR menganggap JAWABAN Habib PASTI BENAR/HABIB TIDAK MUNGKIN SALAH...maka abaikan saja tulisan saya ini.
Semoga Allah Ta'ala senantiasa memberikan semangat menuntut Ilmu, mengamalkannya dan menda'wahkannya pada kita semua...amin
banyak muslimin ahlussunnah waljamaah tidak tahu itu, dan menganggapnya suaranya bagus dan merdu,) emangnya da pa ya nama selain sudais yang suaranya bnak di di stel di masjid-masjid ahlu sunnah .???????... stau ana cma abdurahman as sudais imam masjidil harom yang suaranya bnyak di stel di masjid2 .. masak sudais yang lainnya , pa lagi nama sudais yang ke dua yang antum sebutkan tu kan Seorang pentahqiq Kitab Hadits dan 'Alim dalam Ilmu Hadits bukan seorang qori yang suaranya banyak di stel di masjid2 ahlu sunnah ... haduh musykilah nih ...
sang habib tidak bisa membedakan mana as sudais yang tahqiq hadits dan mana yang masjidil haram.
sudah tidak tahu, main nuduh pulak...plak (tepok jidaddd)
Maksudnya antum apa? bagaimana mungkin Imam Bukhari memasukkan hadits dhaif dalam kitab shahihnya? Coba dijelaskan?
Kok kayak kakek saya ya..??? dikit2 bilang kuwalat, kejatuhan cicak bilang kuwalat, kalau nggak kenduri arwah dikatakan bisa kewalat dll...! ckckckcck... padahal kakek saya itu menganut Paham KEJAWEN, yang Alhamdulillah pada akhirnya beliau meninggalkan itu semua dan mempelajari Islam secara Kaffah. saya kira anda tidak lebih tua dari kakek saya yang sudah berusia 91 tahun khan...?
Ya Allah, jagalah selalu lisan2 kami dari melaknat para ulama Robbani yg kami cintai yg selalu menyeru ke jalanMu yg lurus.
Apakah ini yang disebut melihat tetapi buta ??
Allahul Musta'an..
--------------
Afwan, dri tulisan diatas ini, insyaAllah.. yg dimaksud oleh "Pencela", ialah: Syaikh Abdulrahman Abdul Aziz al-Sudais [Imam Masjidil Haram].
Ya Allah, jagalah selalu lisan-lisan kami dari melaknat para ulama Robbani yg kami cintai yg selalu menyeru ke jalanMu yg lurus. barakallahu fikum..
Kalau yang dituduh adalah Al-Sudays Imam Masjidil Haram maka semakin membuktikan pena nya (Al-Habib dan staf) sudah mendahului amalnya (KEBABLASAN).
Mudah-mudahan saat saudara-saudara saya yang aktif di MR baca kritikan diatas dan komentar ini, tergerak hatinya untuk mencari kebenaran tersebut.
Dan kalau memang terbukti KELIRU, segeralah BERTOBAT dan revisi lah jawaban tersebut, kan gak enak kalau nantinya dijadikan bahan pertanyaan saat
di Akhirat (Hisab)....LEBI H CEPAT LEBIH BAIK.
Hanya kepada Allah-lah kita memohon pertolongan dari orang-orang seperti Habib Munzir dan semoga orangnya segera bertaubat sebelum matahari terbit dari barat.
semoga antum selalu diberikan kebahagiaan di dunia dan akherat....amin
Ana uhibbukuma fillah
Contohlah dan ingatlah selalu pesan-pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hal berkata-kata dan membalas:
1 . Seorang mukmin bukan seorang yang sukan mencaci, melaknat, berkata kotor dan keji.
Rasulullah bersabda :
« لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَلاَ اللَّعَّانِ وَلاَ الْفَاحِشِ وَلاَ الْبَذِىءِ ».
"Bukanlah mukmin seorang yang suka mencela, suka melaknat, suka berkata-kata kotor"
2. Tidak membalas dendam kecuali karena Allah ketika hukum-hukum Allah dilanggar.
Aisyah berkata :
وَمَا انْتَقَمَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - لِنَفْسِهِ ، إِلاَّ أَنْ تُنْتَهَكَ حُرْمَةُ اللَّهِ فَيَنْتَقِمَ لِلَّهِ بِهَا
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah membalas dendam untuk dirinya sendiri akan tetapi jika ada hukum-hukum Allah yang dilanggar maka beliau membalas dendam demi Allah .
akhlaf salaf insya Allah..
ana harus belajar comment yang baik kalo begitu..afwan ustadz
Izin Copas Komentar dan Nasehatnya Ustadz semoga bermanfaat sekalian Izin Copas Artikel2nya buat Buletin dan Lembaran Dakwah di daerah saya Semoga Bermanfaat Untuk Kita Semua. Barakallahu fika...
Ummatal islam rohimakumullah..
Jawaban yg dilontarkan oleh sayyid munzir ana rasa bkan memfitnah, kan tetapi memberikan informasi terkait ptanyaan sdra kita, hal ini bsa kita buktikan dengan adanya kasus ahmadiyah yg jelas2 sesat namun beliau tak kluar dr lisanny cacian. Lalu.. ana rasa beliau bukan yg antum mksd penanya mdahului amalny, beliau blm kasih bukti tp antum menudingnya, ana rasa antum malah yg kebablasan.. terlebihh org yg menaamai diriny cinta sunah, namun brani ganti2 nama munzir menjadi mujaer, qolil adab...!
Dalam Islam itu kan yang menuduh yang mendatangkan bukti, semestinya saat Habib Munzir menulis bahwa Al-Sudais Imam Masjidil Haram membuat buku yang isinya menjatuhkan Hadits Shahih Bukhari menjadi Dha'if maka beliau lah yang semestinya memberikan bukti..ini lho buktinya, gitu
Sampai sekarang ada gak?...gak ada kan, malah SAYA BERANI NUDUH GAK AKAN PERNAH ADA Kitab yang dimaksud Habib Munzir tersebut.
Saya siap bertobat kalau tuduhan saya ini salah, kalau Habib Munzir yang salah semestinya beliau lebih ikhlas lagi untuk BERTOBAT..begit u kan alurnya..kan beliau Habib.
Pesan saya, TIDAK USAH BERTELE-TELE... segera tanyakan saja pada Habib Munzir atau Stafnya mengenai Kitab yang katanya dibuat oleh Al-Sudais Imam Masjidil Haram yang isinya menjatuhkan Kitab Shahih Bukhari menjadi Dha'if, supaya semua menjadi jelas.
INSYA ALLAH BERSEDIA Ya..
Kalau gak bersedia, lebih baik bantu do'a saja semoga Allah gerakan Hati Habib Munzir/stafnya untuk BERTOBAT.
syaikh utsaimin dan Ibn Abdulwahab keluar dari seluruh madzhab, ajaran mereka sesat dan tidak diakui oleh seluruh ulama ahlussunnah waljamaah (http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=22702#22702)
masalah kilabunnar ini tentunya merupakan Tahdzir dari Rasul saw, agar kita menghindari sejauh jauhnya untuk terjerumus seperti mereka. bukan diajari mencaci anjing neraka pada semua orang, dan dijelaskan pada syarh Ibn Majah bahwa yg ditujukan adalah kaum khawarij, mereka yg merusak tauhid, yah.. mirip mirip dg wahaby (lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=7&id=9654#9654)
Setelah Habib Munzir menjelaskan bahwa Syaikh Albani bukan muhaddits Habib Munzir berkata :
Saya sebenarnya tak suka bicara mengenai ini, namun saya memilih mengungkapnya ketimbang hancurnya ummat karena tipuan seorang tong kosong
(http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=22466#22466)
inaa lillaaah begitu beraninya habib munzir menyatakan bahwa syaikh Alabani menipu umat !!!! dan menamakan syaikh ALbani dengan TONG KOSONG !!!!, saya tidak tahu siapa sbenarnya yang TONG KOSONG...??
takutlah kepada ALlah wahai Habib Munzir...
Anda mengatakan tidak punya waktu, tetapi anda shalawatan bid'ah kemana-mana, apakah waktu anda hanya dihabiskan dengan shalawat2 bid'ah saja? Lihatlah pengikut2 anda - kasihan mereka krn tidak tahu- betapa anda telah menjadikan mereka seperti kerbau yang di cocok hidung mereka. Allahul musta'an
wah membantah buku syaik bin bazz ada yah waktunya, kalo membantah artikel ustad firanda sepertinya mungkin g akan pernah ada waktu yah...
Quoting Iwan Naufal Permana:
Quoting Iwan Naufal Permana:
Quoting Iwan Naufal Permana:
Quoting Iwan Naufal Permana:
semoga Allah azza wa jalla memberi hidayah pada antun (iwan naufal) dan MR smua,,,pesan ana: "belajar dan balajar ilmiyah jangan bicara dan barbuat tanpa dalil ilmiyah".
Tapi yang sangat menggelikan bagaimana bisa ulama sekaligus Imam Masjidil Harom yang telah mahsyur dikenal oleh kaum muslimin di Jazirah Arab (bukan hanya di saudi) bahkan muslimin Pakistan, India, Turki, Malaysia, Indonesia mengenal Syaikh Sudais hafizhahullah dengan ketinggian ilmu dan bagusnya bacaan Al-Qur'an nya dengan serta merta difitnah dengan tuduhan dusta oleh seorang yang majhul tak dikenal bernama Bapak Munzir Al-Musawa?????? Allahu Akbar.. Allahu Akbar
Coba kita tanyakan kepada muslimin Ahlussunnah di Saudi Arabaia, Qatar, Kuwait, Bahrain, UEA, Yaman, Pakistan Dsb apakah mereka mengenal Syaikh Sudais salah satu Imam Masjidil Harom??? Insya ALlah jawabannya sebagian besar mengenalnya.. Tapi coba tanyakan kepada muslimin Ahlussunnah di Saudi Arabaia, Qatar, Kuwait, Bahrain, UEA, Yaman, Pakistan Dsb apakah mereka mengenal seorang yang mengaku Habib bernama Munzir Al-Musawa?????? ??????????
jangan asal ngomong ente, siapa bilang h.munzir gak punya kitab? ente gak tau kmrn beliau br aja launching kitab yg berjudul "TAK TERBIT"?
hohoho..ngakak ane gan baca comment ente...
Abdullah bin ‘Amr ibnul ‘Ash, katanya: Aku mendengar Rasulullah r bersabda:
“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya dari hamba-hamba. Akan tetapi Dia mencabutnya dengan diwafatkannya para ulama sehingga jika Allah tidak menyisakan seorang alim pun, maka orang-orang mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh. Kemudian mereka ditanya, mereka pun berfatwa tanpa dasar ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 100 dan Muslim no. 2673)
Ibnu Rajab Al-Hambali t mengatakan: Asy-Sya’bi berkata: “Tidak akan terjadi hari kiamat sampai ilmu menjadi satu bentuk kejahilan dan kejahilan itu merupakan suatu ilmu. Ini semua termasuk dari terbaliknya gambaran kebenaran (kenyataan) di akhir zaman dan terbaliknya semua urusan.”
Di dalam Shahih Al-Hakim diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr secara marfu’ (riwayatnya sampai kepada Rasulullah): “Sesungguhnya termasuk tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah direndahkannya para ulama dan diangkatnya orang jahat.” (Jami’ul Ulum wal Hikam, hal. 60)
....barokallahu fiikum
Khawarij adalah bentuk jamak (plural) dari kharij (bentuk isim fail) artinya yang keluar
Khawarij secara umum artinya mereka yang pemahaman Al Qur'an As Sunnah telah keluar dari pemahaman jumhur ulama. Mereka menyempal bagaikan anak panah yang melesat dari busurnya.
Wassalam
ana menunggu jawaban anda mas Zon Jonggol.. dari pertanyaan saudara mochrosi..
Semoga Allah merahmatimu.
masa sih definisi KHAWARIJ seperti itu? kalau begitu setiap orang atau bahkan setiap ulama bisa saja menjadi seorang KHAWARIJ karena mungkin saja dalam suatu permasalahan dia mempunya ijtihad sendiri yang menyelisihi pendapat jumhur ulama.
jan ngawur ra umum
Alhamdulillah,
barakallahufiku m Ustad Firanda..
saya menunggu penjelasan dan sanggahan terhadap habib Munzir dalam websitenya, sebelumnya saya sangat sedih membaca tulisan habib Munzir itu..
namun dikarenakan saya tidak punya upaya, maka saya hanya berdo'a kepada Allah untuk menunjukan Yang Benar dan membinasakan yang batil.
ustad Firanda, tetap istiqomah ya dan semoga Allah memberikan kepada anda kebaikan yg banyak.
dan saya mohon di do'ain agar saya dan keluarga saya serta kaum muslimin diberikan Putunjuk oleh Allah kpd jalan yang Lurus menuju surganya, dan menjauhkan kami semua dari Kesesatan dan kebatilsan.
wa assalamua'alaik um...
Ustad Tolong Jelaskan juga masalah Habib Mundzir yang mengatakan bahwa Azar BUKANLAH Ayah Nabiyullah Ibrahim Alaihissalam...
Jazakallah khair
menurut ana, itu kekeliruan Habib Munzir karena lebih mengedepankan dalil mafhum daripada dalil manthuq
inilah yg selama ini ku cari...
maju terus Habib Munzir
Berikan bukti jika imam sudais meyimpang tak masalah di sebut wahabi,saya juga senang di sebut wahabi.I Love WAHABI!!!!!
mas, anda sebenarnya ngerti gak sama yg namanya salafy atau wahabi? mereka bukan gerombolan, bukan sebuah organisasi yg memiliki markas. yg suka konvoi macetin jalanan dan zalim sm pemakai jalanan yg lain. salafy atau wahabi itu sebuah faham, yg dinisbatkan kepada orang2 yg merujuk kepada para salafus shalih. erserah dia mau belajar dimana atau berguru sama siapa, yg jelas org2 yg biasa disebut salafy mereka tidak mau taqlid kepada salah satu ulama, rujukan yg plg utama buat mereka Alquran & hadits. saya sendiri gak pernah punya pengajian rutin dan ustadz yg saya anggap gurupun banyak bahkan ada yg org NU. ketika ada permasalahan semua saya tanya dan mereka wajib memberikan dalil yg sahih kl cuma asal tanpa dalil mskpn mereka saya anggap guru saya tidak jadikan hujjah. pun begitu saya tetep dibilang salafy sm org2, padahal sy sedikit doang kenal sm ustadz2 yg jg di sebut salafy. jd kalo anda berpendapat salafy hidup karena saudi, anda sangat ngawur bin keblinger. salafy akan hilang jikalau ada orang sombong yg merasa sangat berilmu bisa merevisi hadits ini "Kutinggalkan kalian dengan dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selama berpegang teguh pada keduanya. Yaitu; Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya." (Al-Hadist). silahkan direvisi dengan menambahkan satu lagi Kiabullah, Sunnah Nabi, & perkataan habib. kl ini sudah direvisi besok saya ikut konvoi. kl cm urusan bikin macet n susah org lain mah gampang aja.
yah, seperti yang dikatakan Imam Fudhoil bin Iyadh, "Ikutilah jalan-jalan petunjuk, jangan takut dengan sedikitnya orang yang menitinya. Jauhilah jalan-jalan kesesatan dan jangan tertipu oleh banyaknya orang yang binasa karenanya"
conclusion : jangan tertipu oleh Habib Munzir sekalipun banyak orang yang mengikutinya
Hati-hati mas,
"Barangsiapa yang mengatakan terhadap seorang mukmin apa yang tidak ada padanya, maka Allah akan tempatkan dia didalam lumpur racun penghuni neraka" (HR. Abu Dawud, Ahmad, dan Baihaqi, dari Ibnu Umar, di shahihkan Syaikh
Ali bin Hasan Al-Halabi di dalam Ruyah Waqiiyyah hal: 84)
"Tidaklah seseorang menuduh orang lain dengan kefasikan, dan tidaklah
dia menuduh orang lain dengan kekafiran, kecuali tuduhan itu kembali kepadanya jika yang dituduh tidak seperti itu" (HR. Bukhari dari Abu Dzar).
Maka saya peringatkan kepada anda bahwa sebelum anda menghajr atau menuduh ataupun ikut menyebarkan hasutan serta propaganda kebencian terhadap seseorang, ada baiknya anda perhatikan dulu dengan baik atas apa-apa yang ada pada dirinya, apakah seperti yang dituduhkan ataukah tidak.
Ini bukan permasalahan sepele mas, karena konsekuensi dari sikap membenci dan menuduh tanpa bukti seperti yang anda lakukan dan dilakukan habib anda ini bisa berbahaya untuk anda.
Ayo Pak Habib (yang gila sanad, yang menganggap ustadz-ustadz salafy hanya belajar pada buku-buku), apakah hafalan anda yang (konon) mencapai 10 ribu hadits beserta sanad dan matannya itu siap untuk di test?,..Saya sendiri penasaran...
ustadz firanda -mudah2an Allah melindungi antum- mohon di buat bukunya untuk bantahan sang habib ini. karena syubhat mereka sangat tajam dan berbahaya. maklum modal ngaku2 turunan nabi banyak membuat orang awam "silau" tanpa mengetahui sebenarnya. afwan. mudah2an antum diberikan kebaikan oleh Allah. Amiin
Untuk mas Jamil, saya sangat setuju sekali dengan usul anda, dan saya pikir walaupun antum ada pihak Habib Mundzir, tetapi antum bisa menjadi penengah. Usul antum bagus sekali. Inilah yang dinamakan Diskusi Ilmiyyah. ^_^
perasaan kamu seperti perasaan kita yg mantan NU,beruntung ada orang2 salafi yg menjelaskan kesalahan2 bid'ah2nya habib dan NU
sungguh, sudah lama aku menantikan sosok ustad2 salafi di internet ini yang berani mengatakan kebenaran, memang indonesia/malay sia/brunei/sing apura dll. itu sudah lama terkurung didalam doktrin SUFI/ASY'ARIYYA H, selama ini kesalahan2 SUFI/ASY'ARIYYA H hanya di bahas diam2 oleh salafi/ahlussun nah di pesantren2, di mesjid2, di majelis2 tapi sekarang sudah secara terang-terangan dibuka di publik (internet) seperti yg dilakukan oleh UST. FIRANDA ini...
inilah yg selama ini ku cari...
maju terus UST. FIRANDA
sama kan perasaan kita dan perasaan kamu.
selama ini kita adalah mantan NU, lalu mantan PKS, alhamdulillah ada ust. salafi yg aktif di internet, sehingga kita yg jarang duduk di majelis, bisa belajar di internet di kantor/di rumah/di kampus, sehingga tahu yg haq dan yg batil
@ Akhi Ibnu Abi Irfan.. Comment yang sangat bagus akh.. begitu lihai nya Iblis La'natullah 'alaih sehingga dia dengan tentara-tentara nya memasukkan SYUBHAT, TALBIS kepada manusia sehingga manusia merasa senang dengan amalan yang dikerjakan.. padahal diterimanya amal adalah IKHLAS karna ALLAH dan ibadah tersebut sesuai dengan Hadits-hadits Rasulullah Shallallahu'ala ihi Wassalam yang shahih.. semoga kita terhindar dari SOMBONG.. menolak kebenaran setelah datang hujjah yang shahih dan kemudian malah merendahkan manusia yang memberikan hujjah yang shahih tersebut.. Mudah-mudahan Ustadz Firanda diberikan kekuatan & kesabaran oleh ALLAH sehingga selalu memberikan pencerahan kepada kami semua sehingga bisa memperloeh pemahaman agama sesuai dengan Manhaj Salaf..
Apakah boleh yang mengaku keturunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, menerima zakat dan sedekah ?
No. Rek Majelis Rasulullah :
Bank Syariah Mandiri
atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No.Rek : 061-7121-494.
Kalau dibaca dengan teliti komentar Akhi Jamil, justru beliau tidak ada di pihak Habib Mundzir akh,.. :). Justru yang dikatakan beliau ini sama dengan permintaan Al-Ustadz Firanda untuk mendatangkan bukti terkait tuduhan dan celaannya terhadap para Masyayikh ahlus sunnah,..CMIIW
perkiraan saya habib munzir itu maunya yg disetel di masjid-masjid itu nyanyian dia yg isinya senandung sholawat bid'ah.
saya jadi ingat salah seorang saudara saya yg jadi pengagum habib, dia senantiasa melazimkan anaknya untuk menghafal sholawat2an bid'ah daripada harus menghafal Al Qur'an atau hadits2 dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم
quote
beliau telah diberi kesempatan oleh Allah untuk menjadi imam di masjidil haram sekian lamanya…!!!??
komentar ana..
jgn berlebihan ah menempatkan seseorng bukan pada tempatnya..mana buktinya klo ALLAH yg menunjuk sudais menjadi imam masjidil haram??
kalo komentar antum d baca ma orng yg g faham ya manut aja, tp klo d baca ma orng yg faham ya d ketawain.. ya akhi klo antum palajari sejarah, sebelum dakwah syeikh muhammad bin abdul wahab menguasai al haramain, kota makkah dan madinah itu berada dalam kekuasaan amir syarif hussain, wakil dr pemerintahan turki utsmani(yg d tuduh sebagai ahli bidah hingga d revolusi oleh bani saud).. berarti pada saat itu yg d izinkan ALLAH sebagai imam al haramain adalah ahli bidah??
dan klo antum tau sedikit juga ttng sejarah, inget g kalau hajar aswad pernah d pecah dan d curi oleh kaum aromithoh kurang lebih selama 75 tahun sebelum d kembalikan lagi?? gimama iniii?? apakah emang mereka d ridhoi oleh ALLAH??
gimana g mau d samain ma khowarij kalau kelakuan nya seperti khawarij??
saudara sesama muslim d tuduh ahli bidah tp klo al haramain d jadiin tempat usahanya orng kafir d fasilitasin.. g liat tuh d makkah n madinah banyak hotel n franchise yahudi n nasoroh??
apa fatwa ulama2 nya bani saud??
afwan Bib ana menyela antum, semoga ini bukan termasuk galil adab..
ana cuma ingin memberi masukan perihal kalam antum "kota makkah dan madinah itu berada dalam kekuasaan amir syarif hussain, wakil dr pemerintahan turki utsmani", sepanjang saya baca di buku sejarah dan artikel2, Syarif Husain justru bukan wakil dari Turki Ustmani, beliau bersama beberapa kabilah Jazirah Arab dengan dibantu Inggris justru memberontak kepada Turki Utsmani pada waktu Perang Dunia I (peristiwa ini dinamakan dengan Arab Revolt atau Pemberontakan Arab yg berlangsung Juni 1916–Oktober 1918-yg melibatkan salah satu agen Inggris yg bernama T.E Lawrence atau lebih dikenal dengan Lawrence Of Arabia), disebabkan Turki Utsmani mendukung Jerman melawan Inggris dan negara2 sekutu pada waktu perang dunia tersebut. Alhasil setelah Pemberontakan Arab berhasil dan Turki Utsmani diusir dari Timur Tengah, atas usulan Inggris Syarif Husain mengangkat dirinya menjadi Raja Bangsa Arab, kemudian dia mendapat gelar sebagai Khalifah Ummat Islam krn pemberontakanny a melawan Turki Ustmani, kemudian setelah ada kejadian pelarangan yg dilakukan oleh seorang Syarif pengganti Syarif Hushain kepada Ummat Islam Nejed yang saat itu dibawah kekuasaan Abdul Aziz bin Saud untuk masuk Makkah dan Madinah dalam rangka menunaikan Haji/Umrah, maka Abdul Aziz bin Saud dan beberapa kabilah Arab melakukan pembebasan Makkah dan Madinah serta seluruh Hijaz dan berakhirnya dinasti Syarif Hushain di Hijaz dan Nejed. Posisi Syarif Hushain bukan sebagai wakil Turki Ustmani tapi justru Syarif menjadi salah satu pemimpin Pemberontakan Arab melawan Turki Ustmani. Demikian pengetahuan yang saya ketahui, afwan minkum..kalo ada kesalahan mohon dikoreksi..
Anda menyingkirkan tulisan ahli sejarah Islam, dan mengambil rujukan dari ahli sejarah kaum kafir Inggris yang sejak lama menaruh visi untuk memecah belah Islam melalui konspirasi-kons pirasi dan sejarah palsunya.
Perlu anda ketahui, saat itu semenanjung Arab adalah dikuasai oleh kabilah-kabilah kecil, tidak masuk dalam bagian kerajaan Turki Utsmani. Untuk lebih lengkapnya, silahkan baca kitab sejarah berikut:
"Mausu'ah Muqotil min Ash-Shohro"
atau website resminya: www.moqatel.com
Itu buku sejarah yang disusun oleh Ilmuwan-ilmuwan & sejarawan-sejar awan Muslim, bukan Sejarawan kafir.
- Prof Dr Ahmad Abdul Baqi' Al Ayyath
- Prof Dr Ahmad Umar Hasyim
- Dr Ibrahim Hamd Al Qa'id
- Dr Ibrahim Shalih Ad Dausari
- Dll
Hajar Aswad dicuri oleh orang-orang Syi'ah, silahkan baca kitab Tarikhunnajd.
Anda mungkin membaca keterangan-kete rangan anda ini melalui buku "Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi" karya Idahram kan?
Saya sarankan anda juga membaca buku "Salafi Antara Tuduhan Dan Kenyataan" Karya Ust Sofyan Chalid bin Idham Ruray
Anda akan dapati banyak fakta ilmiyah yang insyaAllah akan membuka cakrawala wawasan anda.
Atau anda simak video ini sampai selesai:
www.youtube.com/watch?v=dEay4BKanJM
Org yg berhujjah dengan dalil dan bukti2 pun masih dibilang otak di dengkul, maka cobalah antum bayangkan, bagaimana sebutan untuk manusia yg bisanya hanya menuduh dan memfitnah tanpa bisa mendatangkan bukti2nya???
sekali lagi...tolong datangkan buktinya.InsyaA llah pembaca sudah tahu mana yg mendatangkan bukti dan mana yg tidak.kembali kpd hati masing2 apakh mau menerima kebenaran atau hanya fanatik sempit saja
yang lain kudu sabar..okeh
Antum sebelum berbicara asah otak antum dengan ilmu, isi hati antum dengan Al Haq,,baru Antum akan tau apa itu sebenanya Wahabi
kira2 org yg ibadahnya taqlid dan hanya mengikuti tradisi tanpa dalil itu, punya otak gak? "apakah kamu tidak berfikir?"
www.youtube.com/watch?v=dEay4BKanJM
Jangan membenci secara membabi buta atas dasar "kata fulan" semata, tapi cari tau dulu sebelum membenci.
bersatulah dengan bertauhid kepada Allah Subhanahuwata'ala......
ulama ahlulsunnah jika dibicarakan kejelekannya serta di fitnah...mereka akan mengucapkan alhamdulillah karena ibarat pohon selalu di beri pupuk, maka akan selalu subur pohon tersebut......
mari kita mohon kepada Allah semoga saudar2 kita yang selalu memasang umbul2, baliho dlm acara2 keislaman agar tidak melakukannya lagi apalagi memajang fhoto gurunya.....yan g selalu menutup jalan2 umum....tanpa pemberitahuan terlebih dulu....
mengapa mereka benci kepada sesama islam....kenapa mereka tidak benci kepada tetangga mereka atau temen mereka yang non muslin (yg memusuhi islam)....padah al mereka musuh yang nyata bagi kita....
quote
beliau telah diberi kesempatan oleh Allah untuk menjadi imam di masjidil haram sekian lamanya…!!!??
komentar ana..
jgn berlebihan ah menempatkan seseorng bukan pada tempatnya..mana buktinya klo ALLAH yg menunjuk sudais menjadi imam masjidil haram??
kalo komentar antum d baca ma orng yg g faham ya manut aja, tp klo d baca ma orng yg faham ya d ketawain.. ya akhi klo antum palajari sejarah, sebelum dakwah syeikh muhammad bin abdul wahab menguasai al haramain, kota makkah dan madinah itu berada dalam kekuasaan amir syarif hussain, wakil dr pemerintahan turki utsmani(yg d tuduh sebagai ahli bidah hingga d revolusi oleh bani saud).. berarti pada saat itu yg d izinkan ALLAH sebagai imam al haramain adalah ahli bidah??
dan klo antum tau sedikit juga ttng sejarah, inget g kalau hajar aswad pernah d pecah dan d curi oleh kaum aromithoh kurang lebih selama 75 tahun sebelum d kembalikan lagi?? gimama iniii?? apakah emang mereka d ridhoi oleh ALLAH??
gimana g mau d samain ma khowarij kalau kelakuan nya seperti khawarij??
====
Kenapa Antum sewot juga jika yang diizinkan dan di ridhoi dengan Kaum muslimin adalah Syaik As Sudais..??? Apa urusannya dengan Syarif Husain..??? cuma beginikah modal antum untuk sekedar berasumsi, bisakah antum menjawab artikel2 ini??? makasud membela Habib mundzir akan tetapi pembelaan asal g bermutu beb. NGOMONG2 SOAL KHAWARIJ EMANG ANTUM TAU APA ITU KHAWARIJ...???
Buat saudaraku yang juga pingin berdakwah , ikutilah jejak ustad firanda yang dengan ilmu dia menjawab dan bersabar dalam celaan.
Menyadarkan orang jahil tidak akan berhasil dengan kata2 kasar dan merendahkan.
RahmatuLLAH Wa Barakatuhu 'Ala Ahl Baiti RasuliLLAH ShallaLLAHU 'Alayhi Wa Alihi Wa Sallam...
AlhamduliLLAH Ats Hidayah Al Kitab Was Sunnah 'Ala Fahmish Shahabah...
Mg ALLAH Mnjaga Org2 Yg Mnjaga Khormatn Ulama' Dg Mnjlaskn Kbenarn...
Kmdn Prlunya Qt Jg Mnjaga Wasiat Nabiyyinal Musthafa ShallaLLAHU 'Alayhi Wa Alihi Wa Sallam Pd Ghadirkhum Ats Nama ALLAH Utk Mnjga Hak2 Ahlul Baitnya 3 Kali (HSR.Muslim),
Dmikian Jg Ayat2 AR-RAHMAN Sgt Byk Diantaranya Qs. Asy-Syura:23,Al -Ahzab:33 Lht.Tafsir Salaf Dr Imam Ibn Katsir RahimahuLLAH,Dl l,,,
Hingga Mrk (Salafunash Shaleh) Mmsukkn Kcintaaan Pd Ahlul Bait Pd Bab Aqidahnya Para Salaf Ahlus Sunnah...
Mg Bayan Ini Dpt Mnjadi Cahaya Ats SunnatuLLAH Tsb...
~Dan RABBUNA Mmbimbing Qt & Mrk (Ahlul Bait) Smkn Brsemangat Mndkat Lg Mnebarkn Sunnah Shahihah Yg Diwariskn Oleh Kakek Mrk ShallaLLAHU 'Alayhi Wa Sallam...
Kmdian Hal Ini Mmancing Qt Utk
~Mngadakn Pndekatan & Prbaikan Pmahamn Trkhusus Pd Mrk Yg Dr Kturunn Suci Dr Rumah Trsuci Diprmukaan Bumi , 'Ala FadhliLLAH Wa Rahmatih.
~Berelok Laku Tanpa Jemu Utk Mmberi Tahu Jk Mrk Kliru (Ahlul Bait RahmatuLLAH Wa Barakatuhu 'Alayhim) Tanpa Kasar & Kaku Atas Dsr Ilmu Dg Manhaj Org Shaleh Qt Trdahulu.
~Mndo'akn Agr Mrk Diampuni & Trus Dibimbing Pd Manhaj Ash-Shahihah
Hngga Keadaan Nyata Kmbali Spt Shahabat Mmuliakn Ahlul Bait & Ahlul Bait Mmuliakn Shahabat RadhiaLLAHU 'Anhum Jami'an Disebabkn Saling Brpegang Pd As-Sunnah Asy-Syarifah....
Mg2 Ujian Ini Mnjadi Asbab Hidayah Bg Sbgn Qt & Sbgn Dzurriyyah Ath-Thayyibah Wath Thahirah Dr RasuluLLAH ShallaLLAHU 'Alayhi Wa Alihi Wa Sallam Utk Kmbali jg Mnetapi TauhiduLLAH & Sunnah Shahihah...
'Afwan Wa Syukran Tsumma JazakumuLLAH Khairan Bg Ustadz Firanda Dan Ikhwan...
AlhamduliLLAHI RABBIL 'ALAMIN...www.firanda.com
Barokallahu fik,
"beliau telah diberi kesempatan oleh Allah untuk menjadi imam di masjidil haram sekian lamanya…!!!??
komentar ana..(alaydrouz):
jgn berlebihan ah menempatkan seseorng bukan pada tempatnya..mana buktinya klo ALLAH yg menunjuk sudais menjadi imam masjidil haram?? "
komentera saya: drouz,...antum ini mewakili temen2 antum yang dangkal ilmunya, ya? "..dengan izin Allah.." adalah kata2 yang mahfum di gunakan orang sebagai kata pengharapan dan rasa syukur kepada Allah. seperti dalam kata, "..alhamdulilla h saya diberi kesempatan oleh Allah naik haji tahun ini..", apakah antum berani menanyakan kepada orang yg berkata seperti itu dengan perkataan antum yang sama: " mana buktinya kalau Allah memberi izin anda naik haji?...". makin keliatan dangkalnya ilmu kaum 'aswaja'ini...
Tuk ust firanda, gak usah di layanin orang kayak begini. maju aja terus membela sunnah...
Afwan sebelumnya,
semoga artikel diatas dapat menjadi pembanding bagi para "habibers"(para pencinta habib)^_^. amiin.
Sungguh terlalu pak Mundzir itu^_^,
Jangan dilawan habibnya nanti kuwalat^_^ gitu loh...kalau sudah kehabisan hujjah pake senjata terakhir "Wahhabi", dimana-mana para pelaku bid'ah seperti itu,si alaydrouz tuh mau nyinggung masalah irodah Allah Ta'ala, tapi salah-salah^_^, datang lagi si Aswaja Army (pake dengkul kalau bicara), kalau yang sampaikan Habib nah itu baru dikatakan ilmiah, tapi kalau selain habib maka dikatakan "dengkul" kenapa?^_^ karena ga punya sanad^_^, memangnya Mundzir punya sanad? kalaupun punya para pengikut juga ga tahu apa itu merupakan sanad ataukah bukan^_^, apalah gunanya sanad jika amalannya bertentangan dengan ajaran yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam(alias pecandu bid'ah).
Afwan akh Dony...
Bagaimanakah dengan para sahabat yang tidak termasuk ahlul bait (keturunan Rasulullah)?
Apakah mereka tidak pantas untuk menyampaikan Islam ke seluruh negeri?
Beginilah salah satu ciri ahlul hawa...
nafsu emosi ditaruh di depan akal sehat & hati nurani
Kepada Saudara Ibnu Sabil ana tambahkan sedikit informasi duka dan musibah dari Silsilah Nazab Habib Mundzir yang antum sampaikan.
Ahmad bin Isa Al-Muhajir membawa cahaya Ahlus Sunah.
Muhammad Faqih Muqqodam membawa cahaya Sufi yang diteruskan sampai Yang terhormat Habib Mundzir.
Dalam rangkaian silsilah Nazab Habib yang antum tulis diatas terlihat bahwa cahaya Ahlus Sunah habis ditelan cahaya Sufi.
Dengan kata lain "Ajaran Nabi mulai terkikis semenjak Muhammad Faqih Muqqodam mempraktekkan ajaran Sufi." Bagaimana dengan generasi selanjutnya ?
Maka tidaklah heran dalam ajaran Yang terhormat Habib Mundzir ditemui :
1. Istighosah kepada mayat.
2. Tahlil kematian.
3. Maulid Nabi.
4. Haul Guru/Wali
padahal ajaran-ajaran diatas tidak ditemui pada Ahlus Sunah dan menjadi rutinitas pada Aswaja Sufi (Ahlus Sunah ala Sufi) yang merupakan mayoritas umat Islam di Negeri ini.
Semoga dapat menjadi tambahan infomasi bagi antum.
Wassalam.
mas, tlg juga dimengerti kita disini mengkritik seseorang terlepas dia habib atau siapapun, bkn karena benci dengan gelarnya. kl dia salah, siapapun dia termasuk ustad firanda sendiri. psti kita kritisi demi tegaknya Islam dan kebenarannya. cinta pada habib boleh2 saja, bukankah dasarnya Islam juga mengajarkan kita untuk saling mencintai? tp sewajarnya, tidak berlebihan. yg ma'sum itu hanya Rasul. habib bukan dewa, dan umat jgn mau menjadi kerbau yg dicokok hidungnya. Islam ini milik sekalian umat, bukan milik secuil golongan habib.
ana mo tanya habib munzir itu siapa?
apakah habib munzir itu tinggal di Indonesia atau di negara lain??
dan syaikh dari firkoh yg mana??
Syukron ustadz
Jazaakallohu Khoir Katsiro
, saya kira 1 hadis nabi saja sudah cukup jelas kok.
bahwa paham mayoritas umat Islam lah yang paling benar, anda lebih hapal hadis jadi silakan cari sendiri hadisnya.
Ahlul Bait juga manusia, ada yang fahamnya salafy, syiah, bahkan liberal juga ada. Nah saya rasa Rasulullah sudah cukup jelas menjelaskan bahwa paham mayoritas umat Islam itulah yang paling benar (Meskipun hak surga neraka itu masalah Allah)
Bingung mana yang mana paling benar? ikutin aja hadis Rasul, paham mayoritas.
Jangan memisahkan diri dari Jamaah.
kalo kasih nasihat jangan setengah-seteng ah akh. jangan pelit-pelit juga kalo emang antum sudah tahu haditsnya. mau ngubek-ngubek kitab hadits manapun, entah itu kitabus sittah, musnad ahmad, mu'jam thobroni, muwatho' malik, dan lain-lain, gak ada tuh hadits yang menyebutkan bahwa mayoritas adalah yang paling benar.
benarkah ada hadits seperti itu? yg mengatakan "mayoritas" adalah kebenaran. sedangkan Allah sendiri berfirman sebaliknya di dalam qur'an.
“Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman walaupun kamu sangat menginginkannya .” (QS. Yusuf : 103) “
“Dan sebagian besar manusia tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan -Nya (dengan sembahan-sembah an lain)” (QS Yusuf:106).
dan msh banyak lagi, anda liat saja sendiri di Al-quran. dan jgn sekali2 berdusta dengan nama Nabi dengan mengatakan "ini hadis" padahal tidk ada hadisnya.
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mempersiapkan tempat duduknya di neraka.” (HR. Al-Bukhari no. 107 dan Muslim no. 3)
Al-Mughirah radhiallahu anhu berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ كَذِبًا عَلَيَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ فَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta atas nama orang lain. Karena barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mempersiapkan tempat duduknya dari neraka.” (HR. Al-Bukhari no. 1209 dan Muslim no. 4)
Tanyalah hati anda sendiri.
Sholatlah istikharah. agar Allah menunjukkan mana yang benar.
Saudaraku bayu24, hadaakallah.. Seandainya anda menganggap ustadz firanda harus bertobat dari kekeliruannya, dimanakah letak kekeliruannya dalam permasalahan ini? semua yang beliau bawakan dalam tulisan beliau bukan dari kantong/pikiran beliau sendiri.. Ataukah beliau salah memahami nash-nash yang beliau bawakan? Jikalau ada kekeliruan pada beliau tolonglah tunjukkan disini agar kami juga dapat mengambil faedah dari peringatan anda.. Semoga Allah senantiasa memberikan bimbingan ilmu untuk diletakkan didepan perasaan dan hawa nafsu kita.. Amin..
Sholat istikharah itu jika ada dua pilihan semisal jodoh, baru sholat istikharah.
Kalau mau pinter caranya bukan sholat, tapi belajar!
saya baru pindah ke manhaj najiyyah ini dari barisan habib mundir,. i love aqidah najiyyah assalaf.
Quoting al faruq:
ahlan wa sahlan....
saudaraku, jalan ini memang terjal menanjak. tapi tak akan mati selama kita msh berpegang teguh pada wasiat Nabi
“Dari Anas bin Malik berkata bahwasanya Rasulullah SAW berkata: telah kutinggalkan dua perkara di lingkungan kamu yang mana kamu tidak akan tersesat jika kamu memegangnya, yaitu Kitabullah dan Sunnah RasulNya” (Diriwiyatkan di Al-Muwatho, Kitab Miskatul Mashobih Jilid 1 no. 186).
Generasi para Shahabat RA telah mewujudkan Islam dengan memegang Al-quran dan Sunnah Rasulullah SAW dengan teguh dan istiqomah, dan hasilnya generasi tersebut menjadi generasi yang mencapai kejayaan di dunia dan di akherat, dan patut untuk dijadikan sebagai tauladan dari waktu ke waktu, dari generasi ke generasi, seperti yang Allah swt sendiri dan juga Rasulullah SAW jelaskan dengan tegas. jgn gentar kalau kita hanya minoritas, krn tidak perlu banyak lampu utuk menerangi sebuah taman yg gelap.
Kapan memang kuliahxa??
Adapun Habib Munzir kapa kuliahnya? punya ijazah apa? ooo ana lupa beliau sang habib punya sanad..!!!???
@untuk ustad firanda terima kasih telah mmbuat artikel ini, semoga bisa sedikit mmbawa pencerahan bagi sebgian umat islam yg masih berada dalam kegelapan.
ustad firanda tolong berikan penjelasan "Apakah benar HABIB itu keturunan ROSULLULLAH SAW?" Jazakallah khoiron katsiron :-)
Ikut share ustadz,Semoga Alloh menjaga Antum & keluarga
Barakallahu fika
jika saudaraku kurang berkenan dengan pernyataan dari habib Munzir,maka bersilaturrahmi lah (bertanya terlebih dahulu) kepadanya penjelasann
Ajakan yang baik,
Jangan lupa sampaikan pada Habib Munzir kalau ada yang kurang berkenan dengan Syaikh Al-Sudais bersilaturahmil ah pada beliau/bertanya terlebih dahulu.
Nanya aja belum tapi udah bikin tulisan fitnah kan gak bener itu namanya.
sejauh ini Kayaknya emang gak ada buktinya bahwa Syaikh Al-Sudais mendhaifkan Shahih Bukahri nih, soalnya sampai sekarang MASIH BINGUNG nyari buktinya (dari saudara-saudara saya yang aktif di MR gak ada yg posting buktinya disini)
...ya gimana mau dicari, karena memang gak ada alias FITNAH doang.
TER LA LU...
afwan.. tumben biasanya kl ada tulisan yg mengeritik sang Habib,para Habibers datang mencak2 plus marah2 nih..:)
Semoga Alloh Ta'ala mengampuni dosa2 sang Habib..
saya heran sama sekte wahabi ini..
selalu ribut mempermasalahka n sesuatu yg tidak perlu dipermasalahkan..
sejahat-jahatnya muslim kepada muslim lainnya adalah mempermasalahka n sesuatu yang tidak haram menjadi haram, sebab ia mempermasalahka nnya...(Shahih)
daripada ribut mikirin beginian.. mendingan kita bersatu melawan para musuh-musuh islam..
saudara-saudara kita dalam bahaya(palestin a,somalia,irak, iran dll)
tapi kita bukannya membatu saudara-saudara kita tapi malah ribut mempermasalahka n sesuatu yg tidak perlu dipermasalahkan...
untuk firanda mendingan ente urusin musuh-musuh islam(orang-ora ng kafir)
daripada cuma bikin ribut sesama muslim...
kita ini bersaudara....
demen banget bikin ribut.. mereka musuh-musuh islam tertawa,tepuk tangan liat kita pada ribut sesama...
=========================================
Gimana mau ngelawan musuh Islam kalo aqidah umat ini masih ngaco bang? Lihat lebih jelas dan teliti, bantahan diatas ditulis dengan metode ilmiah, justru sang "habib" yang mulai berani mencela tidak sanggup memberikan paparan ilmiah nya, apa anda ridho melihat seorang muslim yang ringan lisannya terus tersesat tanpa ada yang mengingatkan? nasehat itu ibarat obat yang pahit, yang bisa mengambil manfaat hanya orang-orang yang siap menerima dan ingin sembuh, bukanorang yang ngerasa hebat dan ujub.
kalo face to face itu memang sangat urgent, meskipun Habib Munzir tidak bisa bertemu langsung dengan Ibnu Baz, beliau bisa bertemu dengan ustadz2 di Indonesia yang pernah belajar pada Ibnu Baz. ini bukan masalah pribadi, melainkan masalah agama, masalah umat, masalah semua kaum muslimin.
jadi jika BERTEMU itu memang sangat penting, seharusnya Habib Munzir menemui ustadz2 yang pernah belajar kepada Ibnu Baz sebelum beliau membantahnya.
Ssssttt, terlalu bertele-tele ah
..udah tanya belum ke Habib Munzir dan staf tentang BUKTI bahwa Syaikh Al-Sudais, Imam Masjidil Haram menjatuhkan Shahih Bukhari dalam kitab apa?
Gak susah kalau memang ada buktinya
akan susyah dan ruwet kalau nyari buktinya...kare na memang gak ada buktinya alias Fitnah.
kalau itu fitnah, coba kasih saran ke Habib Munzir dan stafnya supaya merevisi tulisannya + Bertaubat.
coba tolong ditanyain ya...itu juga kalau gak alergi sama kebenaran.
apa orang yang menuduh tanpa bukti yang buaat keributan?
atau orang yang bisa menyampaikan kebenaran dengan ilmiah yang buat keributan?
kok aneh kebolak balik begini..PENING AKU...
Afwan, anda mengatakan dakwah salafy sebagai sekte wahabi itu sudah menandakan kedangkalan wawasan anda.
Mari belajar bersama, saya juga masih dangkal ilmunya, jangan fanatik buta & jangan mengatakan sesuatu yang tak kita ketahui hanya berdasarkan "kata fulan".
suatu fitnah besar dan ini NYATA!
minta linknya dong..
kacau banget nih tuduhannya..
http://muslim.or.id/manhaj/apa-itu-wahabi-1.html
http://muslim.or.id/manhaj/apa-itu-wahabi-2.html
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً . الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَكْذِبُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ . التَّقْوَى هَهُنَا –وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ – بِحَسَبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ
[رواه مسلم]
Artinya :
Dari Abu Hurairah ra. dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.
(Hadits Riwayat Muslim).
Dengan anda membaca atau memahami Hadits di atas, apakah anda masih merasa anda itu Seorang MUSLIM, Bukan maksud "mengkafirkan", karena dengan kemajuan informasi Tidak menutup kemungkinan untuk seorang kafir berkamuflase menjadi islam untuk menghancurkan islam dengan cara membuat KONFLIK terhadap islam itu sendiri,,
- Lukman Hakim Hamdun - 02195180084Quote:
Maaf mas sebelumnya, sudahkah anda katakan itu pada habib munzir mas??? Siapa sih yg duluan mencela syaikh sudais, pdhl ana yakin, habib munzir blm pernah ketemu sama sekali dengan syaikh sudais, kenapa habib bisa berkata2 spt itu ya? Siapa yg memfitnah duluan???
Habib Munzir menerapkan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang khawarij kepada Syaikh Abdurrahman As-Sudais....ka lo ini perkataan siapa ya mas....seharusn ya anda bisa membaca dgn baik judul dari tulisan ini...ustadz Firanda hanya membantah bahwa tuduhan itu tidak benar...so yg keblinger skrang sapa mas....
wah udah kronis sekali nih penyakitnya mas Lukman Hakim Hamdun.
yg menghina dan memfitnah itu siapa ya mas..
....Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim...(HR MUSLIM)
sy mo tanya: bagaimana jika seorang muslim menghina ajaran rasulullah, berdusta atas nama rasulullah, dg menyebarkan hadis yg disangka dari rasulullah, spt hadits lemah & palsu, beramal dgn amalan yg bukan dari rasulullah, berbuat syirik & bid'ah yg dilarang rasulullah?
akhii Lukman Hakim Hamdun, aku NU, namun aku memiliki prinsip bahwa aku akan memakai dalil dalam beramal, dan kafir mengkafirkan adalah perbuatan buruk. yang dituduh wahabi atau salafi menuduh kaum tua ahli bid'ah, bahkan sampai ada yang mengatakan kafir karena dianggap syirk. demikian sebaliknya, huh....memang tidak ada habisnya. sekarang yang menjadi kebingungan siapa yang duluan menghina, mencela dan melecehkan sesama muslim, coba pahami teks dari artikel2 tersebut. kemudian aku merasa bahwa yang koment ini, adalah anak-anak muda yang memiliki himmah untuk mencari apa itu Islam sebenarnya, namun terkadang masih ada yang terbawa hawa nafsu. maka lebih baiknya yo...kita belajar agama lagi... belajar akhlak dan adab, supaya kita lebih ngerti arti dari saling menghargai sesama muslim.
siapa yang khawarij? jangan-jangan ciri-ciri itu melekat pada diri kita yang kita tidak sadar, karena hanya mencari-cari ciri-ciri tersebut kepada ihwan kita yang kita tengarai sebagai salafi. berusaha mencocok-cocokk an tanda-tanda tersebut kepada mereka. Hafal Quran dianggap tidak keluar dari tenggorokan pemahamannya, lantas bagaimana yang cuma sedikit hafalannya.... AKu tidak habis pikir, kenapa berbeda fikih saja, dijadikan ciri sebagai keluar dari aswaja, saudaraku janganlah berpikiran picik, dengan menduga dan berpransangka buruk kepada saudara kita seiman dan seislam, sesama ahli kiblat, jangan-jangan apa yang kita duga dan tuduhkan ada pada diri kita sendiri.... Semoga Allah memberikan kita pemahaman tentang Islam yang sebenarnya.
YA Rasulullah, saya rindu, andai engkau kembali ke dunia ini, dan berita tahu umat Islam ini, jalan yang dulu engkau ajarkan....
>>>>> Afwan semua.....
kalau begitu antum tidak tahu atau tidak mengerti apa itu SYUBHAT. jangan antum pikir ahli bid'ah itu membela kebid'ahannya tanpa dalil. bahkan Syi'ah, Khowarij, Jahmiyah, JIL, Ahmadiyah, dll juga berdalil dengan Al Quran dan Al Hadits.
sekarang antum katakan bahwa antum dalam beramal mempunyai dalilnya. maka jangan sombong atau lengah dulu. telitilah dalil yang antum gunakan. shohih atau tidak, pas atau tidak, bagaimana para sahabat memahaminya, bagaimana para tabi'in memahaminya, bagaimana para ulama memahaminya.
jika sekedar "yang penting sama-sama punya dalil", niscaya ana jamin para ulama tidak akan membantah Syi'ah, Khowarij, Jahmiyah, JIL, Ahmadiyah, dll. untuk apa dibantah, kan semuanya punya dalil?
lalu kenapa masalah ini tiada akhirnya? jawabnya adalah karena adanya orang yang bersifat SOMBONG, yaitu menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. 2 ciri2 SOMBONG ini sudah melekat pada diri seorang HABIB MUNZIR. beliau menolak hujjah Ustadz Firanda yang tidak bisa beliau bantah dan beliau merendahkan ulama/ustadz Wahabi tidak punya sanad.
"aku adalah salaf terbaik dari kalangan kalian" (Shahib Bukhari- Muslim)
Oi, sudahlah!
Tidak bermanfaat share semacam ini.
Saya yakin tidak akan tercipta judul seperti itu jika bukan karena kecintaan akan satu pihak dan kebencian di pihak yang lain.
Yang seharusnya BERTOBAT adalah kita semua.
Ya, memang, judul artikel spt ini tidak akan keluar JIKA HABIB MUNZIR TIDAK LEBIH DULU MENGELUARKAN TUDUHAN TANPA BUKTINYA KEPADA SYAIKH SUDAIS DAN SUDAH MENJADI KEWAJIBAN SESAMA MUSLIM UNTUK MELURUSKAN TUDUHAN TANPA BUKTI DAN KESALAHPAHAMAN AGAR SAUDARA2 KITA YG LAIN TIDAK IKUT2 SALAH PAHAM, tidak ada asap kalau tidak ada api, fahimta akhi??
Semoga Allah Jalla Dzikruhu menerima taubat kita semua, termasuk habib Munzir yg sangat saya harapkan menarik kembali ucapannya mengenai syaikh Sudais. Amin.
Lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=24504#24504
Anak TK juga tau itu celaan.
Ya bener...Sakiit bacanya, ... tapi dihina, di cerca, di fitnah atau apapun..tetep tidak akan mengurangi kemuliaan seseorang...
Mas/Mbak Rahma
Jangan lupa doakan juga Habib Munzir supaya ndak sembarangan bikin fitnah ya?...
Semoga Allah memberi Hidayah pada Habib Munzir untuk bertaubat dari fitnahnya dan komentator di blog ini semuanya diberi hidayah untuk menuntut ilmu lebih baik lagi..amin
"SEMOGA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA MEMBERI HIDAYAH PADA HABIB MUNZIR DAN JAMA'AHNYA UNTUK KEMBALI PADA SUNNAH."
tobat to le...
adapun manhaj salaf selalu menyerukan persatuan diatas Qur'an dan Sunnah yg shohih berdasarkan pemahaman salafush sholeh
Mereka tuh cuma tergugah hatinya karena ada orang yang berbicara agama tanpa ilmu, Memberikan tuduhan tanpa bukti. Bukalah mata wahai pengikut habib,.. agar kebenaran itu bisa masuk ke hati antum.
hanya allah yg tahu sgalanya...
kt hny tahu via referensi yg ada,hny mata hati kitalah yg bsa menentukn yg haq / bathil.
blm tntu yg kt hujat lbih bruk dr kt,mngkin yg kt hujat lbih baik dr kita..
Di daerah saya (Bandung) ada juga yang mengatakan bahwa siapa saja yang mengikuti Habib maka pasti selamat. dengan berbagai alasan yang mereka sampaikan (tak lupa mereka mencela wahabi juga).
Kira2 kalo mereka tau bahwa di wahabi pun banyak habibnya, apa yang terjadi ya??
Jawabnya adalah BINGUNG.
disatu sisi mereka katakan siapa yang ikuti jalannya seorang HABIB pasti benar, disisi lain mereka menyesatkan wahabi, padahal banyak para habib yang wahabi.
Adakah dalil tentang Ahlul Bait ma'sum ?
Sehingga seorang habib boleh mengeluarkan fitnah dan dusta.
Wassalam.
Nasab Habaib hanya Allah yang tahu.
Pemahaman agama sebagian Habaib, meliputi "tawasul dan istighoosah kepada mayat" menyimpang jauh dari Nabi yang diklaim sebagai "Datuk Moyang" mereka.
Nabi tidak pernah mengajarkan yang demikian, sehingga timbul pertanyaan :
"Dari Nasab yang mana lahir amalan tawasul dan istighoosah kepada mayat ?"
Kalau hal seperti itu diajarkan Nabi, sudah pasti Salafus Sholeh mengajarkan juga kepada kita, atau Salafus Sholeh menyembunyikan rahasia amalan itu, sehingga hanya Habib-habib kalangan Sufi semodel dengan Habib Munzir saja yang mengetahui rahasia ini !.
Wassalam.
kurang lebih 2 thn sy memahami MANHAJ ini(kt org wahabi/salafi).
sy dahulu murid seorang ustd yg prnah belajar kurg lebih 5thn di Hadromaut-yaman (tempat Habib2.Dn sy jg sempat menjadi vokalis "BAND TABOK" dn pernah menciumi tangan Habib2 yg dimana si habib menjulurkan tngan supaya diciumi oleh orang2.sy sering membaca Majalah2 seperti Alkisah,Hidayah ,Cahaya Nabawi.
sampai suatu ketika sy membaca Artikel dari Mjlh Cahaya Nabawi dgn judul "WAHABI 1 DARI 2 TANDUK SETAN",dimana sy justru melihat dari tulisan itu kebencian sang penulis dn kt2 yg tdk santun,dn juga dugaan2 yg tidak ada FAKTANYA,contoh : "mungkin bapaknya muhammad bin abdul wahab saat dulu BERJIMA tdk membaca doa makanya anak jadi seperti itu (sesat)". Allahu Akbar..,Subhanallahu
,ternyata Allah mmbukakan mata hati sy lwt tulisan mereka sendiri, Allah memperlihat
AIB mereka sendiri.., KARENA ITU HANYA DUGAAN dan BERATI BOHONG.., Allahu Akbar..
Begitu jg Dgn Ust Yazid Jawwas,sy mengenal beliau dari majalah2/tulisa n2 org2 yg benci dgn beliau yg akhirnya sy mencari tau tentang siapa beliau dan ternyata.., Subhanallah... ,sy dgr kajian beliau dn sy baca buku2 beliau malah jauh dari APA2 YG MEREKA TUDUHKAN..!!!
Ust Yazid brkata dgn santun:"masih bnyk yg blom kita pelajari...,sib ukan diri dgn belajar..!!".la lu bbrpa waktu kemudian sy membaca buku "MELURUSKAN SEJARAH WAHABI" yg isinya berbeda sekali dgn artikel yg ada di Mjlah CAHAYA NABAWI itu,dari segi penulisan kata2 ataupun fakta2 yg disebutkan. Allahu Akbar.sy jg prnah brtnya kpd Ust (yg dari yaman itu) tntng APAKAH MAULID ITU ADA PD ZAMAN NABI???. ust itu brkata dgn jujur bahwa "TDK ADA PD ZAMAN ITU TAPI SY MELAKUKANNYA HNY TUK SYIAR ISLAM". trs msi bnyk peristiwa2 yg akhirnya bertabrakan dgn argumen mereka sendiri. contoh: sy tdk boleh membaca buku2 kry IBNU TAIMIYAH oleh kk kelas Ustd yg k YAMAN ini.tpi sy disuruh bc buku Buya Hamka "DIBAWAH LINDUNGAN KA'BAH" yg menurut ia bagus.pdhal ini buku NOVEL tntg KISAH PERCINTAAN..??? ,trs Tafsir Buya Hamka sendiri "AL-AZHAR" klo ust ini baca trnyata Buya Hamka trmasuk org yg senang dgn karya2 Ibnu Taimiyah,Abdul Wahab.
Trus memeriksa atau mngetahui hadis sohih atau doif dgn MIMPI..???,Inna lillahi wa Inna ilaihi rajiun..
DAri hal2 itulah sy skrg seperti ini krn berangkat dari pemikiran mncari "KEBENARAN BUKAN PEMBENARAN" ,dan skrg sy di musuhi oleh tmn2 sy dulu.Sampai ada yg g mo berjabat tgn dgn sy dn mnjwb SALAM sy..
Semoga Allah selalu memberi hidayah membimbing antum dan kita semua kejalan yang lurus setelah selamat dari jalan yang menyimpang.. Amin ya Robbal Alamin
Smoga ALLAH memberi hidayah kpd antum smua agar kmbali kpd jalan yg lurus?
sy tau krn mereka itu bnyak teman2 sy.
Wahai Zat Yang Membolak-balika n Hati tetapkanlah Hati ini kpd KEBENARAN yg dicontoh Nabi Mu...
jazakumullahu khairan..
أبو الدراجة البخارية
Abu Royyan, Abu Abdillah Al Jawy.. ,doakan sy agar sy trs belajar dn ttp istiqomah hingga akhir hayat sy...
sy teringat dgn cerita guru sy itu (yg Ke Yaman-Hadromaut , "DARUS ..."), dia pernah bercerita kpd sy kalau dipondokkannya yg di Yaman itu mempunyai KOLAM RENANG. Dan setiap kelompok (yg sekamar atau sekelas) yg ingin berenang dikolam tersebut harus boking dulu krn setiap pergantian suatu kelompok selesai berenang/berend am maka air dikolam tersebut di KURAS (dibersihkan) lalu di ISI dgn air baru, jadi tidak ada air yg sama untuk kelompok yg lain dan Begitu seterusnya. Apakah Antum tau tntang ini...???,tny kpd ustad2 yg kesana...
betapa borosnya air disana.., dan betapa nikmatnya...!!!??
skrg bandingkan dgn orng2 yg BENAR2 BELAJAR di Darul Hadis di DAMMAJ-YAMAN wahai saudara2 ku..??? tdk terkira jauhnya..., Allahu Akbar.. , Mereka BELAJAR HADIS dibawah2 pohon dimana yg lainnya sedang "BERENANG"...
Mereka makan roti cmpur gandum setiap harinya... ,dimana yg lain makan "kambing yg dipanggang dgn wajan dari batu" di atas bukit...
APAKAH SAMA WAHAI SAUDARA2 KU...???
APAKAH SAMA WAHAI SAUDARA2 KU...???
jika ALLAH ingin memperlihatkan AIB seseorang dgn mulutnya sendiri tidaklah sulit bagi-NYA...
Allahu Akbar...
carilah KEBENARAN..,buk an PEMBENARAN...
Berbicaralah dgn ILMU & BUKTI2..., Bukan dgn EMOSI.. Atau FANATIK yg MEMBUTAKAN MATA HATI...
jika Allah menginginkan kebaikan kpd ssorang maka IA akan memahamkannya dalam Agama...
Seandainya "perkara" itu benar pasti Rasullah, para sahabat (termasuk 10 orang sahabat yg dijamin masuk surga), tabien, tabiut tabien dan termasuk 4 Imam Mahzab yg terkenal... PASTI MEREKA MELAKUKANNYA... !!!??
kritislah dlm mencari kebenaran... dan lihat Hadis2 atau cerita2 yg mereka katakan...
lihat sumbernya...
sy masih ingat dgn kt2 "ILMU LADUNI", yg kata tmn sy (yg mondok di AlKhoirot-bekas i) jika kamu membersihkan kamar mandi/WC masjid smpai pojok2nya bersih maka kamu akan mendapatkan "ILMU LADUNI", itu pesan dari dari gurunya.
dan bukan dia saja yg brbicara seperti itu...,tpi yg mondok di ponpes sejenis..
coba antum cari DALIL yg SHOHIH tntng "ILMU LADUNI" jika antum kritis...??
kenapa tidak seperti Al Akh Hadibeliau katakan "dulu Syaikh saya mengatakan ini...dulu Syaikh saya mengajarkan ini...dulu Syaikh saya melakukan ini..." dan perkataan-perka taan lain yang sesuai dengan pengalaman pribadinya selama menuntut ilmu di Saudi untuk memuntahkan tuduhan kepada Salafi/Wahabi?
terus kalau sekarang Prof. Said Aqil menuduh Salafi/Wahabi adalah biang terorisme, apakah ini berdasarkan fakta empiris yang beliau lihat sekarang atau berdasarkan pengalaman pribadinya dulu saat menuntut ilmu di Saudi atau berdasarkan bisikan syaithon?
Hanya berani berkoar2 di dunia maya, kalo dia pinter langsung saja dialog dg Al-Habib Munzir al-Musawa...
Beranikah ya Firaun?
Bagi saya Al-Habib Munzir al-Musawa lbh mulia dari 1000 orang spt firaun ini...
Biasa wahabi mmg ahli fitnah...tanduk syetan, generasi Dajjal...
Assalammu'alaik um Wa Rahmatullah Wa Barakatuh
Kepada Saudaraku Hajar Wahabi, semoga Allah memberi hidayah-Nya untuk antum.
Saudaraku pelajarilah Islam ini dari berbagai sumber, seperti ana dulu, setelah itu baru kita tahu mana yang udah kecampuran dan mana yang asli.
Sedikit ana mau cerita kayak gini :
"Orang Hindu mengakui bahwa Islam adalah agama yang paling banyak pemeluknya di Indonesia, akan tetapi mereka kesel sama kita karena banyak ritual agama mereka dibajak sama kebanyakan saudara kita yang Islam, seperti Peringatan Kematian, Selametan Rumah, Selametan Kantor dan 1001 selametan yang lainnya dengan cara diracik pakai kalimat-kalimat Islam. Bagusnya mereka belum mendaftarkan ritual amalan mereka, kalau nggak kita bisa dituntut atas pelanggaran hak cipta !!!!"
Saudaraku begitulah amalan dari kebanyakan saudara kita yang lain. Oleh karena itu bedakanlah Islam yang dibawa Nabi dan Islam yang diracik dengan "tradisi" masyarakat Indonesia sebelum Islam datang.
Janganlah fanatik buta kepada "Ulama yang mengaku Keturunan Nabi", membutakan mata hati kita dan mengabaikan ajaran dari "Datuk Moyang Ulama ini" yaitu Nabi Muhammad Salallah Wa Alahi Wa Salam, yang pasti bener nggak kecampur sama Tradisi Hindu.
Wassalam.
Selasa, 07/02/2012 14:27 WIB
Jakarta - Seorang habib terkenal di Jakarta berinisial H dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena diduga mencabuli anak-anak di bawah umur. Polda menindaklanjuti laporan ini dan telah memeriksa 11 saksi, semuanya laki-laki. "Untuk kasus itu, kita masih periksa saksi-saksinya. Ada 11 saksi kita periksa, semuanya laki-laki. Saksi ini dari pelapor," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Laporan atas H dilakukan sejumlah korban pada 16 Desember 2011 kepada Polda Metro Jaya dengan nomor pelaporan LP/4432/XII/201 1/PMJ/Dit. Reskrimum. Pasal dalam laporan itu terkait dugaan pencabulan terhadap anak. Selain telah memeriksa saksi, polisi juga sudah memeriksa habib berwajah tampan itu. "Habib sendiri sudah diperiksa," tambah Rikwanto.
Rikwanto menjelaskan, belum ada tersangka dalam kasus ini. H pun masih berstatus saksi. "Belum tersangka, kita masih mendalami sampai sejauh mana pelecehan itu," jelas Rikwanto. Polisi mengaku cukup kesulitan untuk melakukan pemeriksaan ini. Berdasarkan laporan, kejadiannya terjadi pada 2002 lalu. "Sekarang korban ada yang sudah 22 tahun umurnya, berarti waktu kejadian usianya 14 tahunan. Rata-rata usianya belasan waktu kejadian itu. Masalahnya, kejadiannya baru bertahun-tahun, mengapa baru dilaporkan sekarang, ini masih kita dalami," tuturnya. Hingga saat ini, pihak habib H belum bisa dikonfirmasi mengenai tuduhan ini.
http://www.detiknews..com/read/2012/...riksa-11-saksi
Didekat rumah ada masjid, setiap sore akhir akhir ini sebelum Magrib selalu sholawatan bid'ah. Ana sedang sakit gigi, ana hampiri, ternyata anak2 muda. ana sarankan untuk mengganti dengan tilawah Quran dan suara pelan saja. Tidak digubris, setelah Magrib ada pemuda yang menghampiri ana dan bertanya tentang kejadian sore tadi. Kami terlibat perdebatan, dan Ia marah2. Kami dipisahkan oleh Jamaah lain. Ia mengajak berdebat dengan Ustadnya. Ana menolak, karena yang mampu mem
luruskan Ustad mereka harus sekelas Ustad juga. Ana sadar ana masih dangkal dalam ilmu. Diakhir, ia mengatakan kata yang tidak sopan kepada ana. Ana beristiqfar, begitukah Akhlak seorang Muslim. Ana sadari ana berdebat dengan Orang yang mengedepankan emosi bukan akal sehat. Bagaimana Nasihat Ustad? dan sikap yang harus ana ambil. Jazakumullahu khairan Ustad
jika saya menerima suata ajaran saya tidak lantar menelannya secara bulat bulat tapi logika saya akan memfilternya.
sering saya mendengar para ulama dan orang orang yang mendalami ilmu islam saling menjatuhkan satu sama lain, saling menyalahkan satu dengan yang lain, menganggap yang salah dan lain sebagainya. memang hal itu adalah perbedaan namun sebaik baiknya perbedaan adalah dengan duduk bersama dan mencari kebenaran bukan kemenangan. setelah menikah saya tinggal di daerah condet ( jakarta ) yang notabenenya banyak ulama dan habaib, saya sering mengaji di bimbing beberapa habaib dan ulama baik itu tentang fiqih atau yang lainya. saat menemukan hal hal yang tak masuk logika saya berupaya mencarinya di internet untuk mengobati rasa ingin tahu saya.
.....ehm makin gak nyambung saja komentar saya ini hehehehe
kalo membaca komentar dari atas hingga akhir saya merasa seperti berada di lingkungan sendiri dimana fenomena habaib di lingkungan saya dan majelis begitu kental, tapi saya sangat miris melihat perilaku dari para pengikut dari habaib tersebut dalam keseharian mereka,
padahal saya bersama mereka saat mengaji dan bersama mereka saat mendengarkan tausiyah dari para ulama tapi seperti pada umunya manusia, masuk kuping keluar telinga kiri, tidak di amalkan dalam kehidupan sehari hari, begitupun dengan ormas ormas islam yang sering mengadakan acara secar bergerombol, saya sampai bingung membedakan anatar The JAk Mania atau rombongan suatu ormas islam :P
intinya serahkan semua pada orang yang mengerti dan amalkan apa yang telah kita pelajari "_"
Terus berkarya
Wasslamu alaikum wr wb
NB : kalo naik motor pake peci skr dah boleh karena udah ada SNI nya :P
Assalammu'alaik um Wa Rahmatullah Wa Barakatuh
Kepada Saudaraku Husna Ramanda semoga Allah memberkahi hidupmu dan memberikan hidayah-Nya kepada antum, amin.
Saudaraku menurut pengakuan Habib Munzir, ilmu beliau bersanad sampai kepada Rasulallah صلى الله عليه وسلم. Jika sanad guru bersambung tanpa putus sampai kepada Nabi, maka amalan-amalan berikut yang diajarkan Habib dalam buku beliau "Meniti Kesempurnaan Iman" :
1. Peringatan kematian.
2. Tawassul kepada mayat.
3. Istighoosah kepada mayat.
berasal dari mana ya, padahal kita tahu Nabi nggak ngajarin yang kayak gitu (ibadah harus mencontoh Nabi).
Jika demikian halnya, maka kemungkinan terjadinya penyimpangan adalah salah satu dari 2 hal berikut :
a. Ada perawi (Guru dari Guru beliau) melakukan penyimpangan, atau
b. Untuk amalan diatas, beliau mengambil jalur sanad yang lain yang nggak nyambung sampe Nabi.
Saudaraku cobalah antum ngaji dari ajaran Nabi yang asli, antum tau deh Nabi nggak bakalan ngajarin kita "Istighoosah kepada Mayat" dengernya aja udah serem. Hati-hati hidup hanya sekali perjalanan akan berakhir di akhirat kalo antum salah nggak bisa di koreksi.
Saudaraku kita diperintah untuk taklid hanya kepada Nabi, selain itu ntar dulu. Antum harus lihat dulu ajarannya, bandingin sama toko sebelah sambil antum mohon petunjuk Allah untuk sampai kepada ajaran yang di ridhoi.
Saudaraku, kita hidup di zaman mana dimudahkan Allah untuk mendapat informasi dan membandingkan mana ajaran Nabi yang asli dan mana yang palsu, kuncinya hanya kemauan. Antum bisa rugi besar nanti di sono kalau cuma ngandelin satu sumber yang belum tentu bener.
Wa Salammu'alaikum Wa Rahmatullah Wa Barakatuh.
- PAGI bangun solat subuh, ba'da subuh berdzikir dlm halaqoh sambil melihat foto syaikhnya di buku dzikirnya masing2, smp matahari terbit
- selesai dzikir, TIDUR smp menjelang Dhuhur
- ba'da dhuhur, main kartu 'REMI' smp sktr jam 2 waktu yaman
- selesai makan siang, mereka meneruskan main remi-nya sambil mengunyah QOT (sejenis daun yg bisa membuat nge-fly /ganja)dan merokok, smp Ashar
- Ba'da Ashar, melanjutkan lg halaqoh Remi dan makan QOT-nya smp menjelang magrib
- Ba'da magrib, mereka berdzikir dlm halaqoh smbl melihat foto syaikhnya smp isya
- Ba'da ISYA, main Remi sambil ngerokok smp subuh.
Demi Alloh, ane melihat lgs dg mata kepala ane sndiri, mereka2 yg mengaku nasabnya smp Nabi, seperti inikah hari2nya?, padahal kl nanti mereka plg ke Indo, mereka akan di agungkan banyak org, dianggap membawa berkah, dlsb.
Allohu musta'an...Ini bukan membongkar aib, krn mereka sendiri bangga, kebiasaannya spt itu dipertontonkan kpd khalayak umum di sana
kita maklumi saja bantahan2 dan caciannya pengikutnya habib munzir atau golongan lain selain salafy..
Kbanyakan dari kita juga sebelum mengenal manhaj salaf yg sangat agung ini juga seperti mereka.. sy 4 tahun lalu juga pernah menantang dengan keras terhdp tmnku yang sudah lebih dahulu mengenal salafy... Waktu itu sy bersekukuh bhwa Qardawi (yg ktnya pemimpin ulama sedunia) adalah benar2 'ulama.. Lalu tmn sy memberikan saya buku "raport merah alqardawi'.. saya membela mati2an alqardawi sampai2 kami nyaris memutuskan silaturahim, tp Alhamdulillah setelah pertengkaran itu sy kemudian mencari tau lagi tentang salafy, tentang "'ulama2" yg di tahzir (diperingatkan) oleh ust2 salafy..
Akhirnya Allah yang Maha Agung membukakan pintu hati sy untuk menerima dakwah salafy yang sangat terang ini, saat ikut kajian2 salafy sy merasa tercerahkan, smua pertanyaan dan perdebatan saya dahulu terjwbkan. Dan sy merasa sangat bahagia sekarang, karena itu jika saya membaca cacian2 orang pengikut habib munzir ini atau yang semisalnya sy merasa memaklumi mereka, karena demi Allah mreka belum mendapatkan hidayah, semoga dengan cacian dan bantahan mereka akan mencari tahu apa itu "salafy" yg terkenal dengan tahzir2nya, yg dikatakan orang2 membawa perpecahan..
kelak jika Anda sudah mendapat hidayah maka Anda akan malu sendiri terhadap kejahilan kita dahulu..
Perlu anda smua ketahui (yg belum mendapat hidayah) bhwa kebanyakan kaum muslimin yang masuk dalam mnhaj salaf, adalah orng2 yg sudah terlebih dahulu mengenal apa itu sufi, jama'ah tablig, apa itu tarbiyah2 ala pks, apa itu IM dan lain2, apalagi yg semacam habib2 munzir ini, kami sudah terlebih dahulu memahaminya saudaraku.. semoga kita terus mau belajar dengan benar agar Allah memberikan hidayahnya sangat mahal ini
ini bener banget nih.
Setuju akh.. dulu ana kira PKS sudah yg paling sunnah dari pada NU dan Muhammadiyah yg ana anut sebelumnya. Alhamdulilah sejak 2008 Alloh mudahkan ana mengenal manhaj mulia ini. Ana dulu tidak tahu kalau dakwah ini sudah ada di Indonesia, mungkin karena ustadz2 Salafy yg tidak suka tampil2 di TV dan pasang foto2 gede semacan Habib H (NM) dan Pak Munzir. Subhanalloh sekali keluar, para tolabul ilmi salafy ternyata bisa puluhan ribu orang hadir di istiqlal tgl 19 february kemaren. padahal hujan-hujan. Alloh maha Besar.
dan sekarang orang yang mengetahui sunnah sudah banyak akhi.. alhamdulillah
benar antum. sebaliknya, ada orang yang ngaku-ngaku mantan wahabi menuduh bahwa wahabi gampang mengkafirkan, suka main kasar dan menyerang kelompok yang berbeda pendapat. namun ketika ana tanya, siapa ustadz yang bilang begitu atau buku apa yang menyebutkan begitu, dia terdiam seribu bahasa.
Benarlah yang saudara sebutkan..semog a Allah menjaga kita tetap Istiqomah dalam agama ini, Amin..
semoga habib Munzir diberikan cahaya kesabaran oleh Allah, dan tidak terlena dengan gelar "habib" sehingga mudah berkata bathil di tengah-2 ummat !
syukron ..
wahai saudaraku,
hendaknya kita cari tahu dulu apa itu wahabi/salafi,a pa manhaj mereka,apa ilmu mereka,serta apa sebenarnya dakwah mereka,sebelum kita menjatuhkah hujad kepada mereka,agar kita tak menyesal kemudian seperti saya yang telah menyesal,yang dahulu menghujad dan menghina mereka,yang dimana saya haya mendengarnya(wa habi/salafi)dar i omongan orang belaka.Tetapi,k ini setelah saya tahu tentang mereka,subhanal lah ternyata merekalah yang menyeru kepada kebenaran dan ternyata mereka jauh dari apa2(tuduhan atas kejelekan)merek a itu keliru.
wahabi/salafi itu adalah mereka yang berdakwah untuk mengembalikan kemurnian islam yang sebagaimana yang dibawa oleh Rasul&Nabi dahulu,jadi jika kaliah ingin menghujad mereka telitilah akan kebenaran tentang mereka itu!sebelum anda menyesal
dan untuk saudaraku yang telah mengenal sunnah terlebih dahulu,janganla h kalian maki dulu mereka karna mereka belum tahu,akan tetapi do'a kan mereka agar mendapat hidayah dan sadar atas selama ini mereka lakukan sehingga kembali kepada kebenaran
dan untuk mereka yang belum mengenal ust.firanda andirja,maka jangan kalian memakinya,karna saya kenal siapa dia,jenjang pendidikannya,a hqlaknya,pengaj ianya serta keilmuan yg dimiliki olehnya,ust.fir anda itu orang yang berilmu,pembela kebenaran,meman gnya kenapa kalo dia dari orang papua?memangnya salah ada orang orang papua yang ingin menegakkan kebenaran?coba saja liat Bilal bin Rabah dia seorang budak sahaya yg dimerdekakan,te tapi Nabi sangat menyanyanginya, kalo anda mengkritik orang karna RAS maka anda adalah orang yang bodoh lagi merugi.
NB:
untuk ust.firanda,kap an mau isi kajian di muhajirin lagi?
jazakillah khair untuk informasi ini.
Allah SWT beserta orang yang jujur dan barangsiapa yang menolong Agama Allah maka Allah akan menolongnya di HAri Akhir nanti yang tiada satupun penolong kecuali Allah SWT. Ustadz Firanda dan para muslim/muslimah yang dirahmati Allah SWT semoga hati kita selalu dilindungin oleh cahaya Allah SWT dalam setiap perkataan maupun perbuatan. Setiap perkataan atau tuduhan seseorang haruslah ada bukti dan jika tidak bisa mendatangkan suatu bukti adalah fitnah yang sangat keji. Ingatlah jembatan/ Qantarah di akhirat nanti ketika setiap orang meminta kebaikan dari orang yang pernah memfitnahnya. naudzubillahi min dzalik.. ketika orang yang beramal baik ternyata menjadi bankrut oleh karena fitnah yang diperbuat. Semoga kita dijauhkan dari sifat terscela dari segala dosa besar.
Ustadz Firanda semoga dakwah-dakwah yang ustadz berikan selalu dijaga oleh Allah SWT. Alhamdulillah jika allah beri kesempatan kami menunggu ustadz bisa berdakwah di Dubai.
Allahumma ya muqalibil qulb tsabit qalbi ala dinnik.
Alhamdulillah aq bangga di sebut salafi/wahabi.. ...walau terasingkan di lingkungan sendiri....
syukron ustazd Firanda....penj elasan di atas dan sangat berilmu....
lisan2 mereka memperlihatkan akhlak mereka....
semoga kita semua di beri petunjuk....
dan semoga kita bisa istiqomah....
salafi/wahabi di indonesia ibarat org yg anti rokok melawan org perokok....
minoritas melawan mayoritas ....walau di kasih tau jg rokok itu begini dan bgitu dan malah bisa menyebabkan kematian...tete p aja ngeyel....alasa nnya ini itulah....udah tau ga baik tetep aja dilakuin....
subhanallah,sem oga ilmu yg kita dp di hidayah olehNya...Aamii in
((اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعْ وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعْ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعْ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ ُيْستَجَابُ لَهُ))
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusu’, nafsu yang tidak pernah puas, dan do’a yang tidak dikabulkan
Bila benar perkataan tersebut maka kita harus menasehati golongan Tersebut.
Sebagaimana orang jahiliyah.., membenci agama islam, tetapi mereka mencintai akhlaq nabi kita nabi muhammad saw. karena kelemah lembutanya dan sifat tawadhu..
Ya Ustad....
Lantas bagaimana kita bersikap terhadap mereka (HM)ini sementara mereka adalah saudara kita juga, dan bagaimana dengan hadist dan Firman yang ini Ustadz...jazaku m ullah khoir.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَبَاغَضُوْا وَلاَ تَقَاطَعُوا وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا
"Janganlah kalian saling hasad, janganlah saling membenci, jangan saling memboikot, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara" (HR Muslim no 2559)
Padahal diantara kaum mukminin harusnya saling mencintai dan menyayangi. Allah berfirman:
مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ
"Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka." (Al-Fath : 29)
tidak mengajak ke kebaikan malah gosip sana sini....
firanda itu dakwah atau mengadu domba?????
Ente lihat link nya MR yg menjelekan Imam Masjidil Haram!!! itu bukan gosip, Ustadz Firanda hanya mau meluruskan saja kekhilafan Habib Munzir yg nulis di website nya sembarangan..
PegiPegi.com : Booking Hotel Murah & Mudah di Indonesia
SANAD guru yang selalu dibangga-bangga kan oleh HABAIB sufi tidak lain baru muncul belakangan saja, khususnya di Indonesia untuk menipu umat. para ulama pakar bidang rijal tidak pernah menjarh seseorang karena tidak mempunyai sanad guru dan tidak pula menta'dhil seseorang karena mempunyai sanad guru. jarh dan ta'dhil yang mereka berikan kepada seseorang tidak ada karena faktor ada atau tidak adanya sanad guru.
so, kami sama sekali tidak iri dengan HABAIB sufi meskipun mereka selalu memamerkan SANAD guru yang mereka miliki, karena hal itu tidak ada nilainya sama sekali.
Sampeyan mungkin blm bisa membedakan antara sanad periwayatan dg sanad dalam dunia Sufi. dlm sanad periwayan pasti sampeyan sudah tau. dlm dunia sufi, sanad disini scr umum kaitannya lbh kpd amalan2, pengajran2 ruhaniah. Seperti amalan2 mujahadah, riyadhoh, dzikir2 khusus. Ketika dimensi ruhaniah dibahasakan ke bhs verbal, maka akan sangat sulit dan juga sulit untuk dipahami org yg tidak pernah merasaka pengalaman ruhaniah tsb.
Jadi, harap dibedakan antara 'dunia' ruhaniah dg 'dunia' jasadiah. Tentu Ilmu ruhani tidak bisa lepas dr petunjuk Al Quran dan Sunnah.
Riwayat Rasulullah SAW dan sahabat tidak terlepas dr dunia ruhaniah.
sedikit saya tahu tentang SANAD dalam dunia sufi dan itu -sekali lagi seperti yang sudah saya tegaskan- tidak dikenal oleh ulama ahlus sunnah, terutama ahli rijal untuk menilai kompetensi seseorang.
para ulama pakar rijal tidak memberikan jarh atau ta'dhil kepada seseorang karena faktor ada atau tidak adanya SANAD ala sufi pada dirinya.
sedangkan para HABAIB sufi selalu memamerkan SANAD keilmuannya untuk menipu umat. menjatuhkan kredibilitas seseorang dikarenakan tidak memiliki SANAD ala sufi tersebut. membenarkan perkataan seseorang yang mempunyai SANAD ala sufi tersebut meskipun jelas2 perkataannya bertentangan dengan Al Quran dan As Sunnah.
benar, sanad para sufi adalah sanad ruhani 9namun tdk mempunyai impikasi hukum halal haram ataupun soal akidah, hanya sebatas ruhani). namun para habaib juga memiliki banyak sanad keilmuan dalam bidang fiqih dan hadis..
sodara-sodara kami dari golongan Asy'ariyun, Sufi, NU dan sejenisnya kerap kali menggunakan jurus berbangga-bangg a diri dengan SANAD keilmuan ketika sudah tidak mampu lagi mengeluarkan hujjah.
saya sebutkan 1 contoh kasus saja, yaitu dalam masalah apakah mayit bisa mendengar suara orang yang masih hidup. dalam permasalahan ini, kaum SUFI beranggapan bahwa mayit bisa mendengar suara orang yang masih hidup. akan tetapi ketika disodorkan kepadanya pendapat Ibnu Hajar Al Asqolani yang dalam kitab beliau Fathul bari beliau menyebutkan bahwa mayit tidak bisa mendengar suara orang yang masih hidup, orang SUFI itu membantah dengan entengnya "Anda tidak faham perkataan Ibnu Hajar". padahal sudah jelas bahwa perkataan kami sesuai dengan perkataan Ibnu Hajar, sedangkan perkataan merekalah yang bertentangan 180 derajat dengan perkataan Ibnu Hajar. siapa sebenarnya yang ndak paham perkataan Ibnu Hajar disini?
so, bagi kaum SUFI, tolok ukur kebenaran itu bukan sesuai atau tidak sesuainya perkataan/perbu atan dengan Al Quran dan As Sunnah, melainkan nyambung atau tidak nyambungnya SANAD keilmuan.
ini edy ya? ini bung edy yangb punya roti bakar edy dibelakang masjid al azhar? atau bos edy yang dimajalah mistery (paranormal botak) hehehehe
ane tahu edy kita kita ini beda dengan yg lain. kita ini membutuhkan waktu untuk mengeluarkan fatwa dan keputusan. sambil berak mengigau untuk memutuskan apakah nasi kebuli ini enak atau tidak ya ed?sambil ngemprut ah uh ah uh memutuskan kan rebana ini enak apa kaga ya ed? gini cuy cara kita mutusin sesuatu lewat sanad
Banyak golongan menisbahkan dirinya ahlus sunnah, banyak juga yg menisbahkan dirinya sbg golongan Sufi. Nah, yang anda maksud ulama ahlus sunnah itu yg mana? Contoh di Indonesia ada NU, Muhammadiyah. Masing2 menisbahkan pd ahlus sunnah. Dlm NU, tradisi Sufi/tasawwuf sudah tidak asing lg, baik itu secara sadar atau tidak oleh 'warga' NU sendiri. Saya paham bahwa yg anda maksud mengenai SANAD disini ada dlm periwayatan (sebut sj periwayatan ilmu syar'i). Jd sanad periwayatan dg sanad keilmuan dlm ilmu tasawwuf/ruhani ah memiliki banyak perbedaan, tp juga memiliki kesamaan.
Dikalangan ahlus sunnah (NU) sanad Sufi sangat terkenal, jd anda salah kalo sanad Sufi tidak dikenal dikalangan ahlus sunnah.
Masalahnya adalah Sufi mana yg anda mksud dlm artikel ini? apa secara kseluruhan Sufi atau hanya segolongan tertentu?
nah, mereka semua itu sering membicarakan tentang pentingnya SANAD dalam agama. akan tetapi SANAD yang mereka bicarakan bukanlah SANAD yang sering dibangga-bangga kan oleh HABAIB SUFI.
buktinya :
1. mereka tidak pernah berbangga akan SANAD keilmuan mereka.
2. mereka tidak memberikan jarh atau ta'dhil kepada seseorang dengan melihat faktor ada atau tidak adanya SANAD keilmuan.
3. mereka tidak menjadikan ada atau tidak adanya SANAD keilmuan sebagai tolok ukur kompetensi dan kredibilitas seseorang dalam suatu bidang ilmu.
lihatlah!!!
gak ada syarat harus SANAD mangkul untuk menjadi seorang Hafidz.
saya sudah tahu perbedaan SANAD periwayatan dengan SANAD keilmuan.
akan tetapi mungkin anda yang belum tahu bahwa ketika para ulama ahlus sunnah membicarakan tentang SANAD, maka yang mereka kehendaki adalah SANAD dalam arti mata rantai periwayatan.
sangat tidak ilmiah sekali...
kalo komenk yg ilmiah donk gan..
Mas Edy tolong ana ya, yang antum maksud "ulama terdahulu" dalam komen antum diatas siapa aja ya ?, tolong antum kasih contoh beberapa aja, terima kasih.
maaf saya sedang di kantor, lain waktu akan saya jelaskan referensinya
anda telah tertipu.
kalau anda benar2 menyimak perkataan Al Albani niscaya anda tidak akan berfikir demikian. ada 4 hal yang harus anda perhatikan :
1. Al Albani dalam banyak sekali tulisan, fatwa, ceramah dll memuji dan menyanjung Imam Bukhori.
2. Al Albani meragukan bahwa perkataan kufur itu adalah berasal dari Imam Bukhori.
3. Al Albani tidak melakukan takfir muayyan kepada orang yang mengatakan perkataan kufur tersebut. beliau hanya melakukan takfir mutlaq yang tidak ditujukan kepada person tertentu.
4. Al Albani sendiri menyebutkan kaidah "barangsiapa telah terjatuh dalam kekufuran, tidak serta merta kekufuran jatuh kepadanya."
Jadi yang ditulis pak habib di webnya itu belum jelas yah maksud ucapannya..??
Waduh.... padahal banyak orang awam yang sudah baca.
Sudah berapa banyak kitab2 yg sudah ditulis setiap para Imam dan ulama terdahulu, apa gak keriting tuh jari Imam/ulama tersebut.
ada-ada aja...
akhir2 ini banyak buku yang mnejelaskkan akan kedatangn Imam Mahdi dengan tempo waktu yang tak lama lagi,
mungkin menanggapi artikel di atas agar kita tau siapa yang benar dan mana salah jalan nya ialah mari kta sama2 belajar islam dengan sungguh2 dan mendalam, kita dalami ilmu tauhid, alquran dan ilmu2nya, hadits dan ilmu2nya, seluruh buku2 ulama dari klasik sampai modern, ,
sehingga nanti ketika kita sudah paham semuanya insya Alloh kita dapat menemukan mana yang salah dan yang benar, ,
mengenai ungkapan saya tadi di awal maksudnya, ia kalau gak keburu kita mendalami Islam dan bidang2 ilmunya yang luas sehingga keburu muncul Imam Mahdi, ya tidak ada jalan lagi yang paling cepet selain kita langsung tanyakan mengenai hal ini kepada Beliau.,.,
syukron
:)
Tau dari mana antum Habib Munzir gak salah?...jangan asal beda aja akh.
Bukti yang nyata dan jelas itu Habib Munzir menuduh tanpa bukti.
kalau menurut antum Habib Munzir gak salah, coba bawakan bukti bahwasanya Syaikh As-Sudais pernah menulis buku yang isinya mendh'aifkan hadits Shahih Bukhari.
Saya jamin antum gak bisa bawa buktinya..karen a memang Syaikh As-Sudays tidak pernah menulis buku yang dituduhkan oleh Habib Munzir.
saran saya Lain kali, kalau ingin berkomentar sebaiknya dipikir-pikir dulu..kira-kira malaikat dan Allah tau gak yah kalau saya cuma asal beda aja...kalau merasa diperhatikan Allah maka jangan diteruskan
tapi kalau merasa tidak diperhatikan Allah maka lanjutkan dengan suka hati
Tentu tidak salah menyalahkan orang yang salah, yang harus kita semua hindari adalah menuduh orang tanpa membawa bukti.
Saya sebagai orang awam saja tahu, masa iya sang habib gak tau?
Lebih baik masing2 introspeksi diri, mencari ilmu sedalam2nya, tetap kritis, dan berdoa'a semoga ditunjukkan jalan yang lurus. Amiin..
menyalahkan orang lain itu tidak salah selama di atas hujjah yang kuat dan bayyinah yang benar.
antum lihat hujjah dan bayyinah Habib Mundzir dalam menyalahkan Syaikh Sudais! sudah benar apa belum?
buku mukhtasar al i'tishom karya imam asy syatibi oleh Al Habib Al 'Alawi Abdul Qodir Al Soqqof, sebuah buku lama, bagi yang belum baca, ini bacaan yang bagus. bisa donlod ebook nya, googling aja.
"Sepanjang kita hanya di penuhi dengan kekaguman akan makhluk, Maka KEBENARAN akan bisa menjadi Tertutup.
"Sepanjang kita hanya di penuhi dengan kekaguman akan makhluk, Maka KEBENARAN akan bisa menjadi Tertutup.
suka ini
Kepada seluruh saudara kami fans berat Habaib wa bil khusus Habib Mundzir, artikel diatas pada intinya menyajikan "tuduhan" habib kepada Syaikh Abdurahman As-Sudais, 2 diantaranya :
1. Syaik mengarang buku yg menjatuhkan hadits Shahih Bukhari.
2. Syaik seorang Khawarij.
Seharusnya kalian bela Habib kalian, misalnya dengan jalan antara lain :
a. Validkah hal yang disajikan dalam artikel ?
b. Apa judul buku karangan Syaikh As-Sudais ?
c. Kalau memang ada buku itu, apakah benar berisikan hal yg dituduhkan ?
d. Benarkah Syaikh As-Sudais seorang Khawarij ?
e. Dan lainnya.
Bila dari hal-hal diatas kalian temui kekeliruan pada sisi Habib, maka sudah sepantasnya kalian beritahukan beliau mungkin ada misinformasi yang beliau terima.
Sikap seperti inilah ana maksud sebagai pembelaan kepada Habib kalian. Sehingga kita semua dapat menolong dan menyelamatkan Ahlul Bait dari kesalahan. Daripada kalian membela atau berdebat tentang sesuatu yang tidak jelas inti masalahnya.
Wasalammu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh.
Afwan Ustazd. Meski terlambat membaca sanggahan antum, anna berkesimpulan bahwa para pencels ulama-ulama Rabbaniyyun akan tersingkir tinggal di negara-negara Dazzal, sehingga meski mereka menyibukkan diri dengan ibadah tapi bid'ah maka banyak bala dan bencana yang melanda kehidupan masyarakatnya, dibanding dengan negara yang telah diberkahi Allah Azza wajalla.
Jazakallah. Wassalam
tlng belajar tata bahasa dulu,baru coment
Berkaitan seorang lelaki bernama Abdur Rahman Abdul Aziz As-Sudais yang pernah dilantik oleh negara Saudi sebagai Imam di Masjidil Haram Mekah dia (As-Sudais) bukanlah seorang nabi mahupun rasul yang ma'sum utk tidak boleh ditegur mahupun dikritik. Amat hairan dikalangan orang jahil Wahabi yang seolah-oleh "menyembah" As-Sudais dengan mendakwa syarat sah haji&umarah mesti solat dibelakang As-Sudais. Fanatik sungguh Wahabi di Msia ini. Tidak adapun dalam mana-mana kitab yang menyatakan sedemikian. Dari mana Wahabi2 ini mengambil hukum? Yes! Fanatik dungu! itulah puncanya.
Kritikan ke atas Wahabi yg fanatik seolah2 'penyembah' As-Sudais....ku katakan ...tahukah anda bahawa;
1- Abdur Rahman As-Sudais menghukum umat Islam yang menyambut Maulid Nabi sebagai SESAT&MUSYRIK.
2- Abdur Rahman As-Sudais menghukum umat Islam yang menyambut Maulid Nabi SERUPA DENGAN KAFIR.
3- Abdur Rahman As-Sudais menghukum umat Islam yang menyambut Maulid Nabi sebagai TIDAK SAH IMAN.
responder pun terprovokasi, baik yg setuju maupun tidak setuju...
sedikit dipoles dengan kata2 bijak, untuk tidak berkomentar yang tidak baik, akan tetapi kemungkinan dibaca oleh responder... sangat minim.
terkekeh kekeh saya membacanya
dan finally sama sekali tidak ilmiah (minimal menurut orang bodoh jawa seperti saya ini)
tulisan habib mundzir di tulis sendiri, dimaknai sendiri, kemudian dikomentari / disanggah sendiri oleh ustadz firanda...
artikel yang profokatif dan lucu, yang berdampak sangat besar...
tak sambi ngopi wae lahh
semoga Alloh memberikan hidayah kepada anda.
Yang penting beribadah yang fardhu dan sunnah dan semata-mata ikhlas (mencari ridho Allah SWT aja) .. sudah tenang... ^_^
Tidak menganggu dan diganggu.. ^_^
Allahumma Sholli 'alaa Sayyidina Muhammad, Wa 'alaa 'alihi Washohbihi Wassalim ...
Salam,
"tulisan habib mundzir ditulis sendiri"
koment sok bijak paling lucu yg saya baca
Saya pernah diundang di Acara Damai Indonesiaku TV-ONE. Waktu itu penceramahnya Habib Munzir. Dan beliau pada saat itu Demi Allah, ketika sudah berdo'a bersama, beliau salah ketika membaca Surat Al Fatihah. teman saya juga kaget, tapi saya tidak berburuk sangka, mungkin beliau khilaf.
Saya bersumpah Demi Allah, bukan maksud saya untuk mencela Habib Munzir, tapi untuk mengingatkan semua saudara muslim, BISA JADI, kalau kita menuduh seseorang tanpa bukti, tuduhan itu akan balik kepada diri kita.
Ingat darah Ulama itu beracun Maka, jika ingin sembuh, bertaubatlah kepada Allah
Saran saya dari mualaf, lebih baik instropeksi diri, dan menyibukan diri mengingat Allah, juga menjaga keluarga kita dari api neraka.
berislam itu jangan Taklid buta kepada Orang Zaman Sekarang, BerIslamlah yang berlandaskan al-qur’an, as-sunnah yang shahih sesuai pemahaman dan pengamalan para shahabat (ridwanullah ‘alayhim jamiy’an) nabi (shålallahu ‘alayhi wa sallam)
intinya OM FIRANDA banyakin istighfa aja dan TAHLIL serta sholawat #eh maaf bi'dah ya :)
take care ya muah..muah!!
Tapi memang betul sekali
Kepada saudaraku Joel dan lainnya yang sering bermain-main dengan terminologi "Wahabi", semoga Allah menurunkan hidayah-Nya kepada antum sekalian.
Istilah Wahabi terambil dari Nama Syeikh Muhammad bin Abdil Wahab. Nama Bapak beliau Abdil Wahab berarti "Hamba Allah Yang Maha Pemberi", merupakan suatu bentuk pengangungan Asma Allah, Al-Wahab.
Oleh karena murid-murid Syeik Muhammad bin Abdil Wahab di India, sering kali merepotkan tentara Inggris dalam perjuangan untuk membebaskan negeri mereka dari penjajahan, maka Kolonial Inggris menamakan mereka dengan "Wahabi". Serupa tapi tak sama dengan Kolonial Inggris, Kalangan/Kaum yang merasa "terusik dengan dakwah Syeik Muhammad bin Abdil Wahab" latah pula dengan menggelari Orang-orang berdakwah sejalan dengan dakwah Syeik dengan gelar yang sama dipakai Kolonial Inggris : "Wahabi".
Bagi Inggris istilah apapun yang mereka pakai apa perduli mereka, jelas mereka kafir. Persoalannya bagi Umat Islam, yang mengaku beriman kepada Allah dan Hari Akhir bermain-main dengan Asma Allah, Al-Wahab !!!!. Pantaskah kalian gunakan Asma Allah Al-Wahab sebagai simbol untuk melecehkan orang-orang yang tidak anda sukai ?.
Ingatlah Ancaman Allah dalam firman-Nya :
وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لاَ تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ
Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja." Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. (At-Taubah : 65-66)
Coba kalian renungi firman Allah diatas, Apakah kalian terkena ancaman ?
Wassalammu'alaikum Wa Rahmatullah Wa Barakatuh
Maaf ngebid'ah dikit nyingkat Ass Wr Wb segala, dan maaf ngebid'ah juga komentar di internet, karena Rasul ga pernah pake internet apalagi pake laptop,...
...tapi saya prihatin...baca semua komentar di sini...
Seandainya Iblis nyamar jadi batu, maka batu itu akan berkata : ha...ha...ha..b erhasil deh bikin umat ini perang, saling caci saling maki memuaskan nafsu piaraannya (maksudnya nafsu piaraannya syaithan yg di pupuk tiap hari pake kesombongan, kejahilan,gengs i, amarah dan harga diri )
...kemudian batu itu akan lantang berkata...Ya Allah inilah janjiku untuk anak cucu nabi Adam yang bakal menemaniku di neraka...
Bukankah perbedaan umat adalah rahmat?
Bukankah kita menyembah Allah Tuhan yang sama?
Bukankah nabi kita juga sama Nabi Muhammad SAW?
Bukankah kitab kita sama Al Qur'an?
Ya Allah ampuni kami, persatukan kami dengan rahmatMu, Ya Allah perbaiki agama kami, dan jangan Engkau biarkan kami memandang suatu masalah dengan pandangan nafsu kami walau sekejap mata...aamiin
Wa'alaikumussalam.
hadeh mas.. mas.. kata siapa nyingkat itu hukumnya bid'ah? menyingkat itu bukan bid;ah tapi masuk perbuatan malas. sedpat mungkin jangan disingkat, tapi kalau ada yang menyingkat ya tetap dinasehatin supaya jgn disingkat. kalo masih nyingkat ya itu terserah..
coba pahami apa itu bid'ah sebelum berkomentar. perbedaan umat adalah rahmat itu adalah hadits palsu mas..
Aamiin Allahumma aamiin. persatuan itu tidaklah mungkin terjadi kecuali di atas Al qur'an dan sunnah. gimana mau bersatu kalo masih ngerjain bid'ah?
semoga dapat dipahami. Jazakallahu khairan. hanya Allah yang beri hidayah dan taufik
menyikapinya ya...
dari tingkah laku sudah keliatan mana y benar dan y salah..
Sy pernah lewat Jatimakmur Pondok gede.. saat ada MR melakukan ritual.. disamping masjid besar.. tapi kenapa y dipake buat dakwah itu bukan masjidnya y kosong.. malah jalanan y bikin macet sampe 5KM.. Sudah gitu y mendengarkan dakwah cuma sebagian.. y lain dijalan membunyikan petasan sampai sy kaget.. bagaimana pengendara y Jantungan..? Kemana2 ga pakai helm nyetop sana sini ga pake permisi..
Agama ini milik Allah, jadi nggak perlu ditanya pendapat masing-masing. Jadi bener nggaknya agama ini ya harus ditanyakan kepada pemiliknya.
Allah mengutus Nabi untuk diikuti dalam firman-Nya QS Ali Imran : 31
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمْ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Sekarang antum coba cari tahu amalan-amalan berikut apakah berasal dari Nabi :
1. Tahlil Kematian
2. Sholawatan (bukan sholawat yang diajarkan Nabi, semisal : sholawat badar, nariyah, fatih, munjiat dan lain-lain)
3. Mintah berkah kepada penghuni kubur.
Pesan Nabi sudah jelas tentang amalan yang bukan berasal dari Beliau :
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan berasal dari kami, maka amalan tersebut tertolak. (HR. Muslim no. 1718)
Kalau antum cinta Allah dan Rasul-Nya, maka antum nggak usah memprakasai pertemuan yang akhirnya akan jadi "debat kusir", cukup antum ikutin Ayat Qur'an dan Hadits diatas. Kedua dalil tersebut bukan rekayasa kami lo.
wassalam
kalo Ustadz Idrus Romli yang datang ke Madinah maka kedatangan beliau tidak akan sia-sia. selain berjumpa dengan Ustadz Firanda, beliau juga bisa ziaroh ke masjid Nabawi yang hal ini merupakan mengadakan perjalanan jauh untuk ziaroh yang dibolehkan.
anyhow, untuk berdiskusi tidak harus bertemu langsung. banyak juga contoh ulama salaf yang tidak mengharuskan diri bertemu langsung ketika membantah seseorang. misalnya Ibnu Abdil Hadi ketika membantah Taqiyuddin As Subki menulis buku "Ash Shorimul Munki fir Roddi 'alas Subki".
dan ternyata Ustadz Idrus Romli sendiri pun tidak mengharuskan diri beliau untuk menemui asatidz salafi/wahabi. beliau mencukupkan diri beliau untuk membuat bantahan dalam bentuk tulisan di buku maupun status facebook.
saudaraku kang firanda, kapan pulang ke jawa? kami siapkan ajang debat terbuka ini. jadi ndak usah via website.
wassalam@
special to thanks for ustadz firanda atas semuanya and semua yang ustadz mengakui adanya tahlilan,kendur i,apakah ISLAM ORGANISASI/BUDA YA/KTP,ATAU ISLAM QALAMULLOH DAN AS SUNNAH.MASIH BANYAK ISLAM INDONESIA BELUM PANDAI SHOLAT,NGAJI... INI BAGAIMANA..DIA LEBIH TAHU BACA JOYO BOYO/TOGEL/KIM. .APA INI KITA BIARKAN BAHKAN SEORANG KAPOLSEK POLISI MATI PUN ..KITA DIAM???????...J ADI PERDEBATAN INI TERUS DILANJUTKAN TAPI DAKWAH PUN DITINGKATKAN,SA YA SEBAGAI AWAM SEMAKIN PINTAR SAYA..DAN SAYA SANGAT BERTEIMA KASIH PADA USTADZ..TAPI SAYA HERAN TIDAK ADA PUN SAYA DAPATI YANG MENYURUH TAHLILAN,KENDUR I,etc..TAPI SAYA DAPATI APA GUNANYA TAHLILAN/KENDUR I DARI BERBAGAI CERITA KIRA-KIRA BEGINILAH CARA ULAMA INDONESIA MENGAJARI WARGANYA.DIWAKT U ADA KEMALANGAN/ATAU SELAMATAN....MA SALAHNYA DISURUH BELAJAR AGAMA....KATANY A UDA BISA,TIDAK PERLU BELAJAR,ETC
JADI PERDEBATAN SAYA DUKUNG BIAR MASYARAKAT PINTAR...DAN BUKAN TUJUANNYA USTADZ INI LEBIH HEBAT,PINTAR..K AMI TIDAK MENYETUJUI ITU....SEPERTI
http://abuzuhriy.com/wasiat-salafush-shalih-untuk-meninggalkan-debat-kusir/
sambung
Meninggalkan perdebatan dan adu argumentasi serta pertikaian dalam urusan agama.
6.1. Larangan bertengkar dalam agama.
6.2. Larangan berdebat kusir, yaitu debat yg tidak berdsarkan dalil.
Adapun debat ilmiyah, dimana setiap pihak berargumen dgn dalil ilmiyah maka itu dilakukan oleh para ulama.
6.3. Jidal yg terlarang itu adalah:
6.3. A. Jidal utk menggugurkan kebenaran (ghafir: 5).
6.3.B. Berjidal dalam kebenaran setelah jelas (Al anfaal: 6).
6.3.C. Berjidal dalam perkara yg tidak ada ilmunya (Ali Imran: 66).
6.3. D. Berjidal hanya utk memperlihatkan kelebihan ilmu.
6.4. Agama bukan utk diperdebatkan, kewajiban kita adalah taslim dan tunduk kepada alhaq.
Tanya:
Ustadz, yang dimaksud dengan orang yg paling keras permusuhannya dari hadits رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , apakah orang2 yg suka berdebat ?
Ust Badrusalam menjawab: Yg kasar lagi suka bertengkar
Tanya:
Stadz jika yg kita hadapi orang jahil (bodoh), taqlid buta, sampai batasan mana kita sudahi berjidal agar sampai tidak ke debat kusir ….شُكْرًاجَزِ يلاً stadz
Dan mereka stadz seringnya memakai akal bukan dalil, ketika dikatakan ini mereka berkelit
Ust Badrussalam menjawab:
Klu sudah tampak ngeyel, kita tinggalkan.. Bye bye
DEMIKIAN YANG BISA TULIS..YANG BENAR ITU DARI ALLOH..DAN YANG SALAH DARI SAYA KARENA SAYA MASIH BELAJAR....WASS ALAM
sangat riskan menuliskan hal-hal seperti ini dimedia, apalagi pada sesama saudara, kita bisa dipandang sebagai pengadu umat.
mari perbanyak introspeksi dan saling menasehati dengan kesabaran, mengajarkan kelembutan, menjauhi perdebatan.
Pedang seorang SUFI, pengikut akidah Asy'ariyah-Matu ridiyah
Ternyata Sufi pengikut Asy'ariyah dan Maturidiyah adalah PENAKLUK KONSTANTINOPEL
KATA NABI : “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”
[H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335].
KATA WAHABI ( Ust Yazid Jawas dalam bukunya mulia dengan manhaj salaf ): Sufi adalah ahli bid'ah, akidah asy'ariyah dan maturidiyah bukan ahlussunah.
pertanyaannya : yang salah siapa?
pasukan dan pemimpin terbaik PENAKLUK KONSTANTINOPEL KAH YG SALAH ?
Sultan Al Fatih bukan sufi ? ( sejarah mencatat , beliau sufi tareqat Naqsabandiyah )
2. Hadist tersebut tidak benar?
3.Wahabi yang salah?
wassalam
ust.firanda hafidzokallohu dan ikhwah fillah... Agama islam ini adalah agama Alloh ta'ala, Alloh sendiri yang akan menolongnya dengan hujjah-hujjahny a melalui lisan dan tulisannya para ulama' dan da'i ahlussunnah wal jama'ah yang sebenarnya, bukan ulama ahlul ahwa' yang ngaku-ngaku sebagai ahlussunnah. nasehat kepada kaum muslimin " bertakwalah kepada Allah dengan takwa yang sebenar-benarny a dalam tulisan dan lisannya, karena Alloh pasti meminta pertanggung jawaban apa yang kita tulis dan kita ucapkan ".semoga Alloh memberkahi para ulama yang membela sunnah nabi-Nya shallallahu 'alaihi wasaalam.
RSS feed for comments to this post