Kategori: Adab & Akhlaq
Diterbitkan pada 29 January 2012 Klik: 9057
Print

Sesungguhnya bukanlah perkara yang gampang untuk membuat relasi persahabatan karena Allah dengan seseorang. Relasi tersebut bukanlah barang yang bisa dibeli…akan tetapi itu adalah anugerah dari Allah dengan sebab usaha pendekatan karena iman.

Karenanya hendaknya kita berusaha untuk menjaga jalinan persahabatan. Yang perlu diingat adalah janganlah kita menganggap sahabat kita adalah malaikat yang tidak pernah bersalah, sehingga setiap kali ia berasalah lantas kita mencelanya. Sikap seperti ini adalah bentuk perenggangan bahkan bisa jadi pemutusan persahabatan, serta bentuk "kurang penghargaan" terhadap karunia relasi persahabatan tersebut yang merupakan anugerah Allah.

Basyaar bin Burod berkata :

إِذَا كُنْتَ فِي كُلِّ الْأُمُوْرِ مُعَاتِبًا .....  صَدِيْقَكَ لَمْ تَلْقَ الَّذِي لاَ تُعَاتِبُهُ

Jika Engkau pada setiap perkara selalu mencela sahabatmu…

Maka engkau tidak menemukan sahabat yang tidak kau cela


فَعِشْ وَاحِدًا أَوْ صِلْ أَخَاكَ فَإِنَّهُ ...... مُقَارِفُ ذَنْبٍ مَرَّةً وَمُجَانِبُهُ

Jika demikian maka hiduplah engkau sendirian…

Atau jalinlah persahabatan dengan saudaramu karena sesungguhnya ia terkadang melakukan kesalahan dan terkadang menjauhi kesalahan

(Lihat Taariikh Baghdaad 7/610, tahqiq Basyaar 'Awwaad)

Ia juga berkata :

وَمَنْ ذَا الَّذِي تُرْضِي سَجَايَاهُ كُلُّهَا ...... كَفَى بِالْمَرْءِ نُبْلاَ أَنْ تُعَدَّ مَعَايِبُهُ

Dan siapakah yang seluruh perangainya menyenangkan (orang lain)….??

Cukuplah seseorang dikatakan mulia jika aibnya masih terhitung

Yang lain berkata :

تُرِيْدُ صَاحِبًا لاَ عَيْبَ فِيْهِ ..... فَهَلِ الْعُوْدُ يَفُوْحُ بِلاَ دُخَانِ؟

Engkau ingin memiliki seorang sahabat yang tidak ada kesalahannya sama sekali??

Maka apakah kayu gaharu bisa mengeluarkan harum wanginya tanpa ada asapnya??


Hendaknya kita bersabar dengan kesalahan sahabat kita dengan tetap berusaha menasehatinya….

Akhirnya….selamat menjalin persahabatan karena Allah, semoga Allah mencintaimu karena persahabatanmu tersebut.

 

Comments   

 
# orangbodoh 2012-02-06 04:40
saya pernah di hasut sama teman satu masjid yang baru selesai ngaji
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Abu_Abdillah 2012-02-24 18:46
Bismillah..
Alhamdulillah, saya dulu ngaji di MPR Jogja bersama Ustadz Afifi, Ustadz Aris, ustadz Abu 'isa dan yang selainnya. Teman-teman saya waktu itupun dari kalangan mad'u beliau.. Sekarang saya ngaji di Ustadz Ja'far shalih, Ustadz Muhammad as-Sewed, Ustadz 'Abdurahman Mubarak.. Dan Saya tetap mengambil ilmu melalui ustadz2 yang saya ikuti kajiannya dulu ketika di Jogja. Ndak ada masalah saya kira, ketika kita tahu kualitas diri kita masing-masing, tahu level kita dimana.. dan menempatkan diri sesuai tempatnya.. Ada orang-orang yang berhak ngomong masalah fitnah ini.. Jikalau kita ikut ngomong menukil sana-sini, apa faedahnya? Seperti Akh Pujoko abu Shamil misalnya, saya tahu perasaan antum yang sakit ketika mendengar Ustadz Firanda di kritik, sebagaimana apa yang saya rasakan.. Namun apakah perlu kita nukil semua yang kita dengar?.. Sehingga lebih tersebar mafsadatnya, apalagi bagi temen2 yang baru saja ngaji, trus mendengar komentar semisal komentar antum.. Biarkanlah para ustadz yang menyelesaikan, kita belajar saja ya.. Wallaahu a'lam..
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# bakri 2012-10-23 04:30
bagi ikhwa semua, apa yang terjadi pada siapapun atas pengetahuannya dan pengsikapannya maka ma'lumkanlah, karena dengan itulah yang ada pada mereka. masing-masing kita ada keadaan-keadaan yang membuat pengsikapan, namun harus dengan adil, apatalagi kepada para guru-guru kita, para pembawa penerang kekita, jadikanlah beliau-beliau HAFIDZAHUMULLOH . Sebagaiman para immam-imam madzahib kita, yang juga ada perselisihan dan perbedaan. dan berilah undur saudaramu tatkalah ia tersalah, semoga kita semua kelak di satuka di Jannatunna'im
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# risma 2012-11-03 01:43
namun bagaimana cara mengahadapi sahabat yang selalu tidak bisa memaklumi kesalahan sahabatnya?? dan sering memusuhi sahabatnya karena masalah sepele?
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# arrayyan 2013-03-16 04:23
Assalamualaikum , Bagaimana dg seorang sahabat yg mana telah kita anggap sebagai saudara sendiri, suka duka selalu berbagi setiap kali dia di timpa ujian dan dugaan kita selalu mengingatkan dan menasehati bahkan kita sepenuh hati menganggap dia saudara tetapi dia mengaku merasa asing dan kepada kita dan seakan tak mengenali kita kepada orang lain...
bagaimanakah kita menyikapinya..
jazakumullah khoir Ustadz...
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

20 Artikel Favorit

Sebelum saya memaparkan celaan-celaan Habib Munzir ada baiknya kita kembali mengingat akan bahaya...
Cukup tersentak hati saya tatkala membaca pernyataan-pernyataan berani yang diungkapkan oleh Prof DR...
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, semoga salawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada...
Alhamdulillah, segala puji kita panjatkan kepada Allah atas segala kenikmatan dan limpahan nikmat....
Terlalu banyak hadits-hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang mengharamkan menjadikan...
Sungguh merupakan suatu kemuliaan tatkala seseorang ternyata termasuk Ahlul Bait, tatkala seseorang...
Bagi orang yang sering mengamati isnad hadits maka nama Abu Qilabah bukanlah satu nama yang asing karena...
ANTARA HABIB MUNZIR & ISLAM JAMA'AH(Pernyataan Habib Munzir : Fatwa Orang Tidak Bersanad Adalah...
Kisah seorang wanita yang bernama 'Abiir yang sedang dilanda penyakit kanker. Ia mengirimkan sebuah...
Syubhat-syubhat para pendukung bid'ah hasanah(Imam Syafii mendukung bid'ah hasanah??)Syubhat pertama...
Sesungguhnya banyak sifat-sifat yang merupakan ciri-ciri seorang istri sholihah. Semakin banyak...
Berikut ini penulis nukilkan beberapa perkara yang penting yang berkaitan dengan adab tatkala berjimak...
Alhamdulillah sang ustadz telah menanggapi dengan baik tulisan saya, yang ini tentunya menunjukan...
(Catatan Terhadap Tulisan Ustadz Muhammad Idrus Ramli dan Kiyai Tobari Syadzili)Telah lalu tulisan saya...
KOLEKSI DUSTA PEMERINTAH IRANKalau Nggak Bohong, Bukan Syi'ah Namanya !!! Al-Imam Asy-Syafii berkata...
Nabi shallahu 'alaihi wa sallam bersabda : يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ "Setiap...
Yang Kadang Terlupakan Oleh Kedua Orang Tua :Ternyata Mencium Anak-Anak Mendatangkan Rahmat Allah...
Alhamdulillah atas segala nikmat yang Allah karuniakan kepada kita semua, semoga shalawat dan salam...
Uwais bin ‘Amir Al-Qoroni adalah tabiin terbaik sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam...
Disusun oleh Abu Abdil Muhsin Firanda PrologIstri yang bisa membahagiakan suami merupakan idaman,...
You are here:   HomeARTIKELAdab & AkhlaqAgar Persahabatan Tidak Menjadi Permusuhan